Sulit Kalahkan Rusia di Ukraina, NATO Luncurkan 5 Strategi Baru

Selasa, 04 Juli 2023 - 02:27 WIB
loading...
Sulit Kalahkan Rusia...
NATO meluncurkan strategi baru untuk melawan Rusia. Foto/Reuters
A A A
LONDON - NATO sangat paham bahwa Rusia sangat tangguh. Minimal, itu terlihat dalam perang di Ukraina dan tidak tergoyahkan meski diguncang upaya kudeta tentara bayaran Wagner. Karena itu, NATO pun meluncurkan strategi baru untuk mengantisipasi invasi lanjutan Rusia ke Finlandia, Polandia dan Swedia.

Berikut adalah 5 strategi baru yang diandalkan NATO untuk membendung tentara Rusia jika melakukan invasi ke Finlandia, Polandia dan Swedia.

1. Memperkuat Koneksi Komunikasi

Sulit Kalahkan Rusia di Ukraina, NATO Luncurkan 5 Strategi Baru

Foto/Reuters

Jauh di atas jembatan kereta api yang membentang di sungai di luar Lingkaran Arktik, pekerja konstruksi Finlandia menuntaskan proyek yang akan memperlancar koneksi dari garis pantai Atlantik NATO di Norwegia ke perbatasan barunya dengan Rusia.

"Kami akan mencabut sekitar 1.200 paku satu per satu," kata manajer situs Mika Hakkarainen sambil mengangkat paku keling.

Hingga Februari 2022, elektrifikasi rel pendek senilai 37 juta euro ini – satu-satunya jalur rel antara Swedia dan Finlandia – hanya menjanjikan penduduk setempat kesempatan untuk naik kereta malam ke bawah lampu terang Stockholm.

Setelah Rusia menginvasi Ukraina, hal itu berubah.

Sekarang Finlandia adalah bagian dari NATO, dan Swedia berharap untuk segera bergabung.

Saat aliansi membentuk kembali strateginya sebagai tanggapan terhadap kampanye Rusia, akses ke wilayah baru ini dan infrastrukturnya membuka jalan bagi sekutu untuk mengawasi dan menahan Moskow, dan kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memperlakukan seluruh Eropa barat laut sebagai satu blok.

Baca Juga: Presiden Zelensky: Separuh Warga Rusia Dukung Bos Wagner untuk Melawan Putin

2. Memperbaharui Infrastruktur

Perbaikan rel Finlandia di sekitar Tornio di perbatasan Swedia adalah salah satu contohnya. Karena selesai tahun depan, mereka akan memudahkan sekutu untuk mengirim bala bantuan dan peralatan dari seberang Atlantik ke Kemijarvi, satu jam perjalanan dari perbatasan Rusia dan tujuh jam dari benteng nuklir Rusia dan pangkalan militer di dekat Murmansk di semenanjung Kola.

Di antara pasukan yang bermarkas di sana, Armada Utara Rusia mencakup 27 kapal selam, lebih dari 40 kapal perang, sekitar 80 pesawat tempur, dan stok hulu ledak nuklir serta rudal, menurut data yang dikumpulkan oleh Institut Urusan Internasional Finlandia (FIIA).

Dalam konflik militer dengan NATO, tugas utama Armada adalah mengamankan kendali Laut Barents dan menghentikan kapal yang membawa bala bantuan dari Amerika Utara ke Eropa melalui perairan antara Greenland, Islandia, dan Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved