5 Alasan Mengapa SCO Jadi Andalan Presiden Putin, Nomor 3 Bisa Jadi Pesaing NATO dan Uni Eropa

Rabu, 05 Juli 2023 - 17:43 WIB
loading...
5 Alasan Mengapa SCO...
Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi Shanghai Cooperation Organisation (SCO) menjadi andalan untuk membangun kekuatan baru. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan puncak Shanghai Cooperation Organisation atau Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) yang dilaksanakan secara virtual. Itu menjadi penampilan pertamanya di sebuah acara internasional sejak kepala Wagner Yevgeny Prigozhin melakukan pemberontakan singkat pada bulan Juni.

Putin bergabung dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, yang negaranya menjadi tuan rumah acara tersebut, Presiden China Xi Jinping, serta para pemimpin dan perwakilan dari beberapa negara Asia Tengah, termasuk Pakistan dan Kazakhstan, pada Selasa (4/7/2023).

Forum tersebut berfokus pada kerja sama keamanan dan ekonomi, memerangi terorisme dan perdagangan narkoba, mengatasi perubahan iklim dan situasi di Afghanistan.

“SCO telah muncul sebagai platform signifikan untuk perdamaian, kemakmuran, dan pembangunan di seluruh kawasan Asia,” kata Modi di KTT tersebut, dilansir Al Jazeera.

Namun, signifikansi politik dari KTT tersebut, di tengah peristiwa baru-baru ini di Rusia dan perang di Ukraina, berjalan jauh lebih dalam untuk pengelompokan yang mewakili jaringan aliansi dan persaingan yang kompleks.

Berikut adalah 5 alasan kenapa SCO menjadiandalan bagi Presiden Putin.

1. 30% PDB Global dan 40% Populasi Dunia

5 Alasan Mengapa SCO Jadi Andalan Presiden Putin, Nomor 3 Bisa Jadi Pesaing NATO dan Uni Eropa

Foto/Reuters

SCO secara geografis dan ekonomi signifikan karena negara-negara anggotanya menyumbang sekitar 30 persen dari PDB global, dan merupakan rumah bagi sekitar 40 persen populasi dunia.

India, Kazakhstan, Cina, Kyrgyzstan, Rusia, Pakistan, Tajikistan, dan Uzbekistan adalah anggota penuh. Kelompok tersebut memasukkan Iran sebagai anggota kesembilan. Afghanistan, Belarus, dan Mongolia memiliki status pengamat dengan SCO, sementara enam negara — Azerbaijan, Armenia, Kamboja, Nepal, Turki, dan Sri Lanka — memiliki status mitra dialog.

Baca Juga: 3 Indikasi Presiden Putin Tidak Akan Luncurkan Misil Nuklir ke Ukraina

2. Awalnya Bukan Blok Ekonomi, Bukan Anti-NATO

5 Alasan Mengapa SCO Jadi Andalan Presiden Putin, Nomor 3 Bisa Jadi Pesaing NATO dan Uni Eropa

Foto/Reuters

SCO bukanlah aliansi "anti-NATO", seperti yang kadang-kadang dilabeli oleh para kritikus. Ini bukan blok ekonomi (seperti Uni Eropa) atau aliansi militer (seperti NATO), meskipun anggotanya telah melakukan latihan militer bersama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved