Polisi Pembunuh Nahel Malah Disumbang Rp15,7 Miliar, Publik Prancis Makin Marah

Rabu, 05 Juli 2023 - 04:00 WIB
loading...
A A A
Nenek Nahel, Nadia, baru-baru ini ditanya tentang kampanye penggalangan dana atau crowdfunding untuk petugas polisi yang membunuh cucunya, dan dia menjawab: "Hati saya sakit."

Para politisi sentris dan sayap kiri mengutuk penggalangan dana oleh Messiha.

Eric Bothorel, dari partainya Presiden Emmanuel Macron; En Marche, menulis di Twitter: “Jean Messiha meniup bara api. Ini adalah generator kerusuhan. Panci beberapa ratus ribu euro untuk petugas polisi yang didakwa dalam pembunuhan Nahel muda tidak senonoh dan memalukan.”

Olivier Faure, ketua Partai Sosialis, meminta GoFundMe untuk menutup penggalangan dana, menuduh platform tersebut "menyiapkan segudang rasa malu".

“Anda mempertahankan patah tulang yang sudah menganga dengan berpartisipasi mendukung seorang petugas polisi yang didakwa melakukan pembunuhan yang disengaja. Tutup!" seru Faure, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (4/7/2023).

Beberapa orang menyebut kemunafikan dalam gerakan penggalangan dana untuk petugas polisi yang membunuh Nahel.

Mereka membandingkan dengan gerakan penggalangan dana tahun 2019 untuk mantan petinju yang memukul beberapa petugas polisi selama demonstrasi “rompi kuning” anti-pemerintah yang dengan cepat ditutup.

Politisi sayap kiri David Guiraud menulis di Twitter: “Pesan yang diasumsikan adalah bunuh orang Arab, dan Anda akan menjadi jutawan, dan pemerintah menyaksikan kengerian ini berlalu tanpa mengatakan apa-apa ketika telah menutup pot [penggalan dana] rompi kuning dalam 2 hari yang menghantam seorang polisi. Menjijikkan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Polda Metro Jaya Ungkap...
Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Hanania Travel Sudah Bermasalah Sejak 2023
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
AS:Tembakkan Rudal Pembunuh...
AS:Tembakkan Rudal Pembunuh Kapal Induk China Makin Guncang LCS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved