Polisi Pembunuh Nahel Malah Disumbang Rp15,7 Miliar, Publik Prancis Makin Marah

Rabu, 05 Juli 2023 - 04:00 WIB
loading...
A A A
Kelompok aktivis Prancis Sleeping Giants men-tweet: “Keberadaan dana untuk petugas polisi pembunuh Nahel mengobarkan sentimen ketidakadilan dan memperparah ketegangan.”

Di tengah kerusuhan, yang sering menampilkan vandalisme dan bentrokan pengunjuk rasa dengan polisi, Prancis telah mengerahkan 45.000 petugas ke jalan setiap malam untuk memadamkan kerusuhan di berbagai kota termasuk Paris, Strasbourg, Marseille, dan Nice.

Pada hari Senin, demonstrasi dimulai di balai kota Ibu Kota Prancis menentang kerusuhan, di mana terjadi kekerasan dan penjarahan.

Disebut sebagai "mobilisasi warga untuk kembali ke tatanan republik", demonstrasi antihuru-hara terjadi setelah rumah wali kota pinggiran kota Paris ditabrak mobil yang terbakar.

Nenek Nahel, Nadia, mengatakan kepada BFM TV bahwa perusuh menggunakan kematian cucunya sebagai dalih untuk memicu kekacauan.

“Saya memberitahu mereka untuk menghentikannya. Ibu-ibu yang naik bus, ibu-ibu yang berjalan di luar. Kita harus menenangkan sesuatu, kita tidak ingin mereka merusak sesuatu,” katanya.

"Nahel sudah mati, hanya itu yang ada."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Polda Metro Jaya Ungkap...
Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Hanania Travel Sudah Bermasalah Sejak 2023
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Putin Kirim Nuklir ke...
Putin Kirim Nuklir ke Belarusia, Prancis Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved