Kisah Kru Rudal Patriot Ukraina Tembak Jatuh 5 Pesawat Rusia dalam 2 Menit

Rabu, 05 Juli 2023 - 02:00 WIB
loading...
A A A
Rusia hanya beberapa minggu sebelumnya telah mulai menggunakan bom luncur seberat 3.300 pon— analog kasar dari bom luncur Munisi Serangan Langsung Gabungan yang telah dipasok Amerika Serikat ke Ukraina—untuk menargetkan kota-kota dan pasukan militer Ukraina.

Diluncurkan dari ketinggian 40.000 kaki, bom luncur dapat menempuh jarak sekitar 25 mil—yang, pada saat itu, adalah jarak dari perbatasan Rusia-Ukraina ke Chernihiv. Pasokan yang stabil dari sistem pertahanan udara buatan Barat—Patriot, Iris-T, dan NASAMS, antara lain—telah membuat pesawat tempur Rusia sangat berbahaya untuk melintasi perbatasan.

UPAB-1500V membantu memecahkan masalah itu dengan memberi kru pesawat tempur Rusia jarak serang untuk melakukan serangan mereka tanpa menyeberang ke Ukraina. Sebelum musim semi ini, hanya satu sistem SAM Ukraina, S-300, yang memiliki jangkauan untuk mengancam pesawat Rusia yang terbang di sisi perbatasan Rusia. Ukraina diketahui kehabisan rudal untuk baterai S-300 Soviet.

Kedatangan baterai sistem rudal Patriot—dari Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda—mengubah semua itu. Varian PAC-2 dari Patriot yang dioperasikan Ukraina dapat menghantam pesawat dan rudal sejauh seratus mil. Baterai Patriot dapat tetap aman di sisi perbatasan Ukraina dan masih mencegat pesawat pengebom Rusia sebelum mereka menjatuhkan bomnya.

Baterai Patriot yang menembak jatuh empat atau lima pesawat Rusia pada 13 Mei baru saja bergabung dalam pertempuran. Tanda pembunuhan bertanggal yang terlihat dalam video Angkatan Udara Ukraina menunjukkan baterai telah menembak jatuh hanya tiga sasaran sebelum 13 Mei: tiga rudal balistik pada 11 atau 12 Mei.

Bagaimana tepatnya penyergapan itu dilakukan tidak jelas. Ada kemungkinan rudal Patriot menembak jatuh dua Sukhoi lalu menunggu saat Mi-8 terbang untuk mencari korban selamat. Ukraina kemudian menembak jatuh dua atau tiga helikopter.

Namun perlu dicatat bahwa Fighterbomber, saluran penerbangan populer Rusia di Telegram, mengeklaim bahwa penembakan terjadi hanya dalam rentang waktu dua menit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Infografis
Perang Membara, Pakistan...
Perang Membara, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved