Miskin Ekstrem karena Covid-19, Buruh India Jual Bayinya Rp8,7 Juta

Senin, 27 Juli 2020 - 10:09 WIB
loading...
A A A
"Selama masa-masa sulit ini, istri Brahma melahirkan bayi perempuan itu, putri kedua mereka. Putri sulung mereka berusia satu tahun. Brahma berusaha mencari pekerjaan selama pandemi tetapi sulit didapat," kata Digambar Narzary, chairman Nedan Foundation, sebuah organisasi non-pemerintah yang bekerja melawan perdagangan manusia.

"Dengan hampir semua pintu untuk mencari nafkah tertutup, Brahma memutuskan untuk menjual bayi yang baru lahir. Pria itu menjual perempuannya kepada dua wanita hanya seharga 45.000 Rupee, tetapi membuat istrinya muram," ujar Narzary, seperti dikutip Gulf News, Senin (27/7/2020).

Istri Brahma yang mengetahui bayinya dijual, dia bersama penduduk desa lainnya mengadukan hal itu ke polisi. Satelah menerima pengaduan, para petugas polisi beraksi dan berhasil merebut si bayi dari dua wanita yang membelinya. "Kami juga menangkap ayah si bayi," kata polisi setempat dalam sebuah pernyataan.

Selama interogasi polisi, kedua wanita itu mengklaim bahwa mereka membeli bayi itu untuk pasangan yang tidak memiliki anak.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Serangan AS Masuki Hari...
Serangan AS Masuki Hari Kelima, Iran Terus Hantam Pangkalan Militer di Teluk
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Mikel Merino, Supersub...
Mikel Merino, Supersub yang Tak Ingin Kejar Popularitas
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved