Miskin Ekstrem karena Covid-19, Buruh India Jual Bayinya Rp8,7 Juta

Senin, 27 Juli 2020 - 10:09 WIB
loading...
Miskin Ekstrem karena...
Ilustrasi seorang bayi yang baru lahir. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Dipicu oleh kemiskinan ekstrem karena pandemi Covid-19, seorang buruh di India menjual bayi perempuannya yang baru berusia 15 hari. Si bayi dijual seharga 45.000 Rupee (Rp8,7 juta).

Polisi telah menyelamatkan bayi itu dan menangkap buruh pria asal Assam, India, setelah istri mengadu.

Pada hari Jumat pekan lalu, para pejabat polisi mengatakan bahwa ayah si bayi, yang diidentifikasi sebagai Dipak Brahma, ditangkap bersama dengan dua wanita lainnya atas tuduhan terlibat perdagangan manusia.

Brahma baru saja pulang dari Gujarat, di mana dia bekerja sebagai buruh. Dia menganggur, dan sulit untuk menghidupi keluarganya.

Menurut para tetangga, keluarga Brahma hidup dalam kemiskinan ekstrem setelah dia pulang ke desa. (Baca: Cerita 120 Tentara India Dikepung Pasukan China, Sebagian Dimutilasi )

"Selama masa-masa sulit ini, istri Brahma melahirkan bayi perempuan itu, putri kedua mereka. Putri sulung mereka berusia satu tahun. Brahma berusaha mencari pekerjaan selama pandemi tetapi sulit didapat," kata Digambar Narzary, chairman Nedan Foundation, sebuah organisasi non-pemerintah yang bekerja melawan perdagangan manusia.

"Dengan hampir semua pintu untuk mencari nafkah tertutup, Brahma memutuskan untuk menjual bayi yang baru lahir. Pria itu menjual perempuannya kepada dua wanita hanya seharga 45.000 Rupee, tetapi membuat istrinya muram," ujar Narzary, seperti dikutip Gulf News, Senin (27/7/2020).

Istri Brahma yang mengetahui bayinya dijual, dia bersama penduduk desa lainnya mengadukan hal itu ke polisi. Satelah menerima pengaduan, para petugas polisi beraksi dan berhasil merebut si bayi dari dua wanita yang membelinya. "Kami juga menangkap ayah si bayi," kata polisi setempat dalam sebuah pernyataan.

Selama interogasi polisi, kedua wanita itu mengklaim bahwa mereka membeli bayi itu untuk pasangan yang tidak memiliki anak.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved