Perang Lawan Ukraina, Kapal Perang Rusia di Laut Hitam Hanya Tersisa Dua

Senin, 03 Juli 2023 - 08:27 WIB
loading...
Perang Lawan Ukraina,...
Perang melawan Ukraina makin memanas, Rusia justru kurangi jumlah kapal perangnya di Laut Hitam hingga tersisa dua. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Ketika perang melawan Ukraina semakin memanas, Rusia justru mengurangi jumlah kapal perang pembawa rudal di armada Laut Hitamnya menjadi dua unit.

Kedua kapal itu membawa total 16 rudal jelajah Kalibr. Pengurangan jumlah kapal perang itu disampaikan komando operasional militer selatanUkraina pada Minggu.

"Di Laut Hitam, musuh melakukan rotasi dan manuver dengan [kapal] pembawa rudal. Saat ini, pada pukul 17.00, dua kapal pembawa rudal permukaan-ke-permukaan tetap bertugas tempur, dengan total hingga 16 Kalibr," kata komando tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Tingkat bahaya rudal sangat tinggi," imbuh pernyataan komando tersebut, seperti dikutip dari Al Arabiya, Senin (3/7/2023).

Baca Juga: Bingungkan Drone Ukraina, Kapal Perang Rusia Dicat Ulang untuk Penyamaran

Pada bulan Mei, komandan Armada Laut Hitam Rusia mengatakan pertahanan diperkuat setelah serangkaian serangan Ukraina menggunakan drone menargetkan pangkalan armada, pelabuhan Sevastopol di Crimea.

Armada Laut Hitam Rusia cukup terpukul ketika Ukraina menenggelamkan kapal penjelajah andalannya; Moskva, pada April tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved