Rekrut Mata-mata Rusia, CIA Manfaatkan Kesempatan Melemahnya Putin
Senin, 03 Juli 2023 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
Namun terlepas dari penghinaannya di Ukraina dan kegagalan kebijakan domestik di Rusia, Burns mengatakan bahwa Putin masih merupakan orang berbahaya yang menyimpan keluhan, ambisi, dan rasa tidak aman yang besar.
“Satu hal yang saya pelajari adalah adalah kesalahan untuk meremehkan fiksasi Putin tentang mengendalikan Ukraina dan pilihannya,” katanya.
Burns, mantan duta besar AS untuk Rusia yang telah menjadi kepala CIA sejak Maret 2021, menambahkan bahwa kampanye perekrutan mata-mata di Rusia telah berhasil dilakukan di media sosial.
“Baru-baru ini kami menggunakan media sosial, postingan video pertama kami di Telegram, untuk memberi tahu orang Rusia yang berani bagaimana menghubungi kami dengan aman melalui Dark Web (Web Gelap),” katanya.
“Kami memiliki 2,5 juta penayangan di minggu pertama dan kami sangat terbuka untuk bisnis.”
Telegram sejauh ini merupakan aplikasi perpesanan dan berita berbahasa Rusia yang paling populer.
Itu juga dianggap sebagai tempat yang jauh lebih bebas bagi orang Rusia untuk bertukar informasi daripada internet negara itu, yang dikontrol ketat oleh Kremlin.
“Satu hal yang saya pelajari adalah adalah kesalahan untuk meremehkan fiksasi Putin tentang mengendalikan Ukraina dan pilihannya,” katanya.
Burns, mantan duta besar AS untuk Rusia yang telah menjadi kepala CIA sejak Maret 2021, menambahkan bahwa kampanye perekrutan mata-mata di Rusia telah berhasil dilakukan di media sosial.
“Baru-baru ini kami menggunakan media sosial, postingan video pertama kami di Telegram, untuk memberi tahu orang Rusia yang berani bagaimana menghubungi kami dengan aman melalui Dark Web (Web Gelap),” katanya.
“Kami memiliki 2,5 juta penayangan di minggu pertama dan kami sangat terbuka untuk bisnis.”
Telegram sejauh ini merupakan aplikasi perpesanan dan berita berbahasa Rusia yang paling populer.
Itu juga dianggap sebagai tempat yang jauh lebih bebas bagi orang Rusia untuk bertukar informasi daripada internet negara itu, yang dikontrol ketat oleh Kremlin.
(mas)
Lihat Juga :