5 Ketakutan Uni Eropa dengan Kekuatan Wagner di Belarusia, Nomor 3 Kekhawatiran Invasi Makin Nyata

Sabtu, 01 Juli 2023 - 20:03 WIB
loading...
5 Ketakutan Uni Eropa...
Kehadiran tentara bayaran Wagner memicu ketakutan negara-negeri di Eropa Timur. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Negara-negara di Eropa Timur yang berstatus sebagai anggota Uni Eropa (UE) semakin ketar-ketir dengan kehadiran tentara bayaran Wagner di Belarusia. Mereka menganggap bahwa ancaman invasi ke Eropa semakin dekat dengan adanya para tentara bayaran di negara sekutu Rusia tersebut.

Berikut adalah 5 ketakutan Uni Eropa dengan kehadiran Wagner di Belarusia.

1. Melatih Tentara Belarusia

5 Ketakutan Uni Eropa dengan Kekuatan Wagner di Belarusia, Nomor 3 Kekhawatiran Invasi Makin Nyata

Foto/Reuters

Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko telah mengundang tentara bayaran Grup Wagner ke negaranya untuk melatih militernya.

Dalam pidatonya, Lukashenko mengatakan dia tidak takut dengan anggota Grup Wagner karena dia telah “mengenal mereka sejak lama.”

“Ini adalah orang-orang yang berjuang di seluruh dunia untuk membangun peradaban yang normal. Barat sangat membenci mereka,” katanya.

Dia juga memperingatkan "krisis militer-politik skala dunia yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah umat manusia" sedang terjadi, dan mengkritik Barat karena tidak menyadari perlunya dialog untuk menyelesaikannya.

Baca Juga: 3 Indikasi Presiden Putin Tidak Akan Luncurkan Misil Nuklir ke Ukraina

2. Memicu Krisis Pengungsi

5 Ketakutan Uni Eropa dengan Kekuatan Wagner di Belarusia, Nomor 3 Kekhawatiran Invasi Makin Nyata

Foto/Reuters

Pejuang Wagner yang pindah ke Belarusia setelah pemberontakan mereka yang gagal di Rusia dapat menggunakan migran dari Afrika dan tempat lain di mana kelompok paramiliter beroperasi untuk mengacaukan Eropa tengah dan timur.

Polandia dan negara Eropa Timur lainnya takut terulangnya tahun 2021, ketika Uni Eropa menuduh Lukashenko melakukan perang hibrida dengan memikat puluhan ribu migran dengan penerbangan langsung dari negara-negara seperti Irak dan memfasilitasi upaya mereka untuk menyeberang perbatasan ke blok tersebut.

Pejabat UE pada saat itu mengatakan lonjakan migrasi telah didalangi oleh Lukashenko sebagai pembalasan atas dukungan barat untuk oposisi Belarusia di pengasingan dan sanksi yang dijatuhkan pada Minsk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Negara Muslim dengan...
5 Negara Muslim dengan Kekuatan Mengerikan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved