Kapal Induk AS Lempar Jangkar di Vietnam
Minggu, 25 Juni 2023 - 14:08 WIB
loading...
Kapal induk AS berlabuh di Vietnam di tengah ketegangan Laut China Selatan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
DANANG - Sebuah kapal induk Amerika Serikat (AS) berlabuh di kota Danang, Vietnam tengah pada Minggu (25/6/2023), seperti dilaporkan oleh wartawan AFP. Kapal induk AS berlabuh hanya beberapa minggu setelah Hanoi memprotes kapal-kapal China yang berlayar di perairannya.
Panggilan pelabuhan USS Ronald Reagan di Danang datang saat AS dan Vietnam merayakan ulang tahun ke-10 "kemitraan komprehensif" mereka, dengan kedua negara berbagi hubungan perdagangan yang semakin dekat, serta kekhawatiran atas kekuatan China yang tumbuh di wilayah tersebut.
Sebuah kapal survei China, beberapa kapal penjaga pantai dan kapal penangkap ikan beroperasi selama beberapa minggu di zona ekonomi eksklusif Vietnam di Laut China Selatan, mendorong permintaan agar mereka pergi dari Kementerian Luar Negeri Vietnam.
Kapal-kapal tersebut akhirnya berangkat pada awal Juni ini.
Baca Juga: Kapal Induk AS Akan Berlabuh di Vietnam di Tengah Ketegangan Laut China Selatan
China mengklaim sebagian besar jalur air yang kaya sumber daya itu meskipun klaim itu mendapat tentangan dari negara-negara Asia Tenggara lainnya termasuk Vietnam, Filipina, dan Malaysia.
Panggilan pelabuhan USS Ronald Reagan di Danang datang saat AS dan Vietnam merayakan ulang tahun ke-10 "kemitraan komprehensif" mereka, dengan kedua negara berbagi hubungan perdagangan yang semakin dekat, serta kekhawatiran atas kekuatan China yang tumbuh di wilayah tersebut.
Sebuah kapal survei China, beberapa kapal penjaga pantai dan kapal penangkap ikan beroperasi selama beberapa minggu di zona ekonomi eksklusif Vietnam di Laut China Selatan, mendorong permintaan agar mereka pergi dari Kementerian Luar Negeri Vietnam.
Kapal-kapal tersebut akhirnya berangkat pada awal Juni ini.
Baca Juga: Kapal Induk AS Akan Berlabuh di Vietnam di Tengah Ketegangan Laut China Selatan
China mengklaim sebagian besar jalur air yang kaya sumber daya itu meskipun klaim itu mendapat tentangan dari negara-negara Asia Tenggara lainnya termasuk Vietnam, Filipina, dan Malaysia.
Lihat Juga :