4 Keuntungan Ukraina dengan Perpecahan Militer Rusia

Minggu, 25 Juni 2023 - 09:10 WIB
loading...
A A A
Ukraina akan terus melancarkan serangan balasan. Mereka akan memindahkan senjata dan pasukan ke garis depan.

Hanna Maliar, wakil menteri pertahanan Ukraina, mengatakan pasukan Ukraina melancarkan serangan balasan baru di timur negara itu dan menahan pasukan Rusia dalam posisi bertahan di selatan.

"Kelompok pasukan timur hari ini memulai serangan ke beberapa arah secara bersamaan," katanya di Twitter. Kemajuan tersebut belum dikonfirmasi secara independen.

BBC melaporkan bahwa Ukraina telah membuat kemajuan sejak meluncurkan serangan balasannya pada 4 Juni, termasuk pada hari dan jam sebelum pemberontakan Grup Wagner yang tampaknya singkat. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, bagaimanapun, menyebut kemajuan itu "lebih lambat dari yang diinginkan."

Sementara Ukraina melanjutkan upayanya untuk merebut kembali wilayahnya, Rusia terpaksa mempertahankan diri dari dirinya sendiri.

Kemudian, memanfaatkan kesempatan Wagner, Ukraina menyerang jembatan yang menghubungkan Ukraina selatan ke semenanjung Krimea dengan rudal jarak jauh bantuan Inggris.

“Dua jembatan paralel Chonhar keduanya rusak,” kata gubernur yang dilantik Rusia di Kherson Vladimir Saldo. Saldo mengatakan kemungkinan rudal Storm Shadow Inggris digunakan dalam serangan "diperintahkan oleh London".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved