5 Teori yang Menjelaskan Ledakan Kapal Selam Wisata Titanic

Minggu, 25 Juni 2023 - 07:45 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 4 Fakta Petualang dan Miliarder Hamish Harding yang Tenggelam Bersama Kapal Selam Wisata Titanic

5. Material Kapal Selam Tidak Sesuai

5 Teori yang Menjelaskan Ledakan Kapal Selam Wisata Titanic

Foto/Ist

Pakar penyelaman laut dalam dan mantan Marinir Robert Mester, mengatakan dia telah menolak perjalanan dengan pendahulu Titan di OceanGate, Antipodes.

Mester, yang merupakan seorang profesional berpengalaman di bidang penyelamatan laut dalam dan memiliki pengetahuan tentang pengoperasian di lingkungan bawah air yang menantang, mengatakan dia menganggap peralatan dan bahan yang digunakan pada kapal selam tersebut tidak cocok untuk kedalaman yang akan mereka capai.

Dia mengatakan kepada Daily Beast: "Mereka menggunakan perangkat keras dari Radio Shack untuk beroperasi di dalam, dan terus terang kita berbicara tentang lingkungan yang membutuhkan peralatan kuat yang memiliki sertifikasi dan kualifikasi yang ditetapkan oleh berbagai lembaga untuk standarisasi kapal selam.

"Tidak ada peralatan yang saya lihat di dalam kapal selam yang mencapai [level] itu, jadi saya memilih untuk tidak pergi,” katanya.

Mester percaya bahwa ledakan kapal selam Titan terjadi berdasarkan pemahamannya tentang prosedur operasi kapal selam dan kondisi ekstrim yang dihadapinya.

Dia menjelaskan bahwa pada kedalaman 4.000 hingga 5.000 kaki, tekanannya sangat besar, sekitar satu setengah ton per inci persegi.

Menurut pengetahuannya, bahkan kegagalan kecil pada struktur kapal selam atau ruang tekanan di bawah tekanan tinggi dapat menyebabkan ledakan.

"Terus terang, saya menemukan sesuatu yang lain untuk menghabiskan waktu itu, daripada melakukan perjalanan.”

"(Titan) memiliki lambung serat karbon, yang, bagaimana saya mengatakannya… itu bukan bahan yang pernah berhasil digunakan di tempat yang sangat dalam.

“Saya percaya sejak awal bahwa Titan telah meledak. Tekanan pada kedalaman itu adalah satu setengah ton per inci persegi.

"Tidak perlu banyak kegagalan untuk menyebabkan ledakan, dan itu akan terjadi secara instan ... kapal selam dapat menurunkan berat badan dan kembali ke permukaan, tetapi tidak ada yang melampaui garis waktu satu setengah jam itu. ketika mereka kehilangan komunikasi."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved