PBB Peringatkan Kekerasan di Tepi Barat Tak Terkendali, Kritik Pos Pemukim Baru

Minggu, 25 Juni 2023 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Disebutkan bahwa ini adalah tambahan dari, "Lingkungan (permukiman) baru yang didirikan Dewan Regional Mateh Binyamin antara (permukiman) Ma'aleh Levona dan Eli, dan kembalinya para pemukim ke pos terdepan Evyatar."

Tentara Israel sebelumnya mengumumkan evakuasi pos terdepan ini pada pertengahan 2021 dan menganggapnya sebagai zona militer.

Pekan lalu, pemerintah Israel memutuskan memberikan kendali atas persetujuan perencanaan pembangunan di permukiman Tepi Barat kepada Menteri Keuangan Smotrich, ekstremis pendukung gerakan permukiman.

Menurut The Times of Israel, keputusan tersebut, yang mulai berlaku segera, "Secara dramatis mempercepat dan memudahkan proses perluasan permukiman Tepi Barat yang ada dan secara surut melegalkan beberapa pos terdepan ilegal."

"Berdasarkan ketentuan resolusi yang diubah, menteri hanya perlu memberikan persetujuannya satu kali, atau maksimal dua kali dalam keadaan tertentu, untuk memajukan rencana induk, yang berarti prosesnya dapat maju jauh lebih cepat," tambah surat kabar itu.

Menurut pernyataan gerakan Peace Now (organisasi non-pemerintah sayap kiri), sekitar 700.000 pemukim tinggal di 146 permukiman dan 146 pos terdepan yang dibangun di atas tanah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki.

PBB menganggap aktivitas permukiman Israel ilegal dan menyerukan, dengan sia-sia, untuk penghentian mereka. PBB memperingatkan bahwa ini mengancam dasar solusi dua negara.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved