Kapal Inggris Diblokir Gabung Misi Penyelamatan Kapal Selam Wisata Titanic

Rabu, 21 Juni 2023 - 22:06 WIB
loading...
Kapal Inggris Diblokir...
Kapal Inggris diblokir untuk bergabung dengan misi penyelamatan Titanic karena pejabat AS ingin menggunakan kendaraan buatan AS yang lebih rendah. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
LONDON - Sebuah kapal Inggris yang dapat membantu menemukan kapal selam wisata Titanic yang hilang diblokir untuk bergabung dengan misi penyelamatan. Itu dilakukan karena pejabat Amerika Serikat (AS) ingin menggunakan kendaraan buatan AS yang lebih rendah, seperti dilaporkan media Inggris, The Telegraph.

Menurut The Telegraph, perusahaan survei laut dalam Magellan mengatakan bahwa mereka memiliki tim spesialis dan peralatan penyelamat vital yang menunggu untuk meninggalkan Kepulauan Channel sejak Senin malam - tetapi masih menunggu persetujuan.

Magellan adalah perusahaan yang berbasis di Guernsey yang menghasilkan pemindaian digital 3D berukuran penuh pertama dari Titanic pada musim panas lalu dan akrab dengan bangkai kapal, yang terletak sekitar 12.500 kaki di bawah air.

Menurut Bretton Hunchak, mantan presiden RMS Titanic, Inc, yang bekerja sama dengan Magellan dalam proyek musim panas lalu, perusahaan itu memiliki kapal yang dioperasikan dari jarak jauh yang mampu menarik kapal selam dari kedalaman 5.000 meter.

Namun Hunchak mengatakan bahwa pejabat AS, yang mengorganisir misi penyelamatan bersama Kanada, mengatakan mereka lebih suka menggunakan kapal berbasis di New York yang mampu menjelajahi 3.000 meter di bawah air.

Baca Juga: Pertama Kali, Pemindaian 3D Ungkap Bagian Titanic yang Tidak Pernah Terlihat

"Mengapa tidak menjalankan kedua kapal? Semakin banyak bantuan yang bisa kami dapatkan, semakin baik dan menyangkal kami berarti Anda menyerah pada setiap opsi yang Anda miliki untuk menyelamatkan nyawa," kata Hunchak kepada The Telegraph yang disitir dariInsider, Rabu (21/6/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Berita Terkini
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved