5 Keunggulan Drone Kamikaze TDR-1 yang Digunakan pada Perang Dunia II

Selasa, 20 Juni 2023 - 16:50 WIB
loading...
A A A
Angkatan Laut pada tahun 1942 memberikan kontrak kepada Interstate untuk 200 TDR-1, sekitar 190 di antaranya benar-benar diproduksi. Drone dapat menjatuhkan persenjataan mereka dan kembali ke pangkalan atau terbang ke sasaran mereka sambil membawa amunisi berat.

Drone pertama kali terbang pada 1942 dan beroperasi pada 1944. STAG-1 dikerahkan dengan 50 TDR-1 ke Kepulauan Solomon pada bulan Juni 1944 untuk pengujian tempur.

Pada 30 Juli 1944, drone tersebut melakukan uji operasional pertamanya. Empat TDR-1, masing-masing membawa bom seberat 2.000 kg , lepas landas dari Banika Airfield dan terbang ke Cape Esperance di Guadalcanal untuk menyerang Yamazuki Maru, sebuah kapal kargo Jepang yang terdampar.

Pada tanggal 27 September, empat TDR-1 melakukan misi tempur resmi pertama drone tersebut, menargetkan kapal Jepang yang telah terdampar di pulau Bougainville di Kepulauan Solomon.

5. Diabaikan Karena Tidak Efektif

5 Keunggulan Drone Kamikaze TDR-1 yang Digunakan pada Perang Dunia II

Foto/US Navy
Meskipun beberapa keberhasilan awal, TDR-1 akhirnya ditarik. Pada saat itu diberi wewenang untuk misi penyerangan, pertempuran sengit telah bergerak ke utara dari wilayah operasinya dan serangannya tidak banyak berpengaruh pada perang.

Selain itu, teknologi saat itu membatasi target yang sebenarnya bisa diserang oleh TDR-1. Resolusi rendah kamera yang dipasang di hidung dan televisi di pesawat komando, misalnya, membuatnya sulit untuk mencapai target bergerak seperti kapal – terutama di malam hari.

Kini, delapan puluh tahun kemudian, militer di seluruh dunia telah menggunakan amunisi murah dan dapat dibuang yang dapat dipandu dan berkeliaran di atas target sebagai senjata perang modern yang harus dimiliki.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Gempa M7,0 Guncang Filipina,...
Gempa M7,0 Guncang Filipina, Gedung Kampus Ambruk
Rekomendasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved