7 Kelemahan BRICS, Nomor 2 Khawatir Masuk Perangkap Jebakan Utang China

Selasa, 20 Juni 2023 - 15:40 WIB
loading...
A A A
Ini menunjukkan bahwa lembaga-lembaga yang mendukung pembentukan baru akan didanai terutama oleh China, memungkinkan Beijing untuk membentuknya sejalan dengan nilai-nilainya, seperti dengan Bank Pembangunan Baru atau New Development Bank.

Tetapi China juga menghadapi masalah ekonominya sendiri sejak COVID-19, membuat Beijing lebih selektif dalam upaya internasionalnya. Ini dibuktikan dengan masalah yang dihadapi Inisiatif Sabuk dan Jalan yang, menurut Financial Times, berubah menjadi operasi pemadam kebakaran keuangan dalam skala besar.

Itu dapat memaksa Beijing untuk menjadi lebih selektif dalam upaya globalnya, yang dapat membahayakan rencana ambisiusnya untuk BRICS.

Baca Juga: Kekuatan Militer Negara BRICS Jika Mesir, Turki, dan Iran Resmi Bergabung

7. Belum Ada Kesepakatan yang Mengikat

7 Kelemahan BRICS, Nomor 2 Khawatir Masuk Perangkap Jebakan Utang China

Foto/Reuters

Ketiga adalah birokrasi. Beijing belum menunjukkan kriteria siapa yang harus menjadi anggota baru. Para pemimpin BRICS akan terus mendiskusikan kemungkinan menerima negara baru berdasarkan konsultasi penuh dan konsensus.

Secara realistis, BRICS tidak dapat memberikan tantangan langsung terhadap sistem global yang ada. Namun, para anggotanya wajar menginginkan suara yang lebih besar tentang bagaimana sistem itu diatur, sekarang dan di masa depan.

Apa yang benar-benar dibagikan oleh semua negara BRICS adalah keinginan mendalam untuk lebih mempengaruhi aturan yang mengatur keuangan internasional dan kebijakan ekonomi. Dan setiap anggota memiliki perspektif alternatif atas tatanan ekonomi global yang ada.

“Pergeseran menuju BRICS yang diperluas tidak dapat dihindari dalam jangka panjang,” kata Sanusha Naidu dari Institute for Global Dialogue kepada ISS Today. Namun, hal itu akan terjadi secara bertahap, dengan kemungkinan anggota baru tidak akan menerima hak, partisipasi, atau akses yang sama dengan para pendiri.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Berita Terkini
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved