10 Fakta Ibu Kota Khartoum, Nomor 9 Rumah Osama Bin Laden Jadi Basis Operasional Teroris 

Senin, 19 Juni 2023 - 16:17 WIB
loading...
10 Fakta Ibu Kota Khartoum,...
Khartoum sempat menjadi destinasi wisata ternama sebelum Sudan jatuh ke konflik berdarah. Foto/Reuters
A A A
KHARTOUM - Khartoum, ibu kota Sudan , menjadi pusat konflik antara militer dengan Rapid Support Forces (RSF). Jutaan penduduk kota Khartoum membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Kota dengan penduduk 5,2 juta merupakan pusat ekonomi dan perdagangan di Afrika Utara. Kota itu memiliki sejarah panjang karena dulunya merupakan bagi dari Mesir, tetapi berpisah ketika penjajahan Inggris.

Berikut adalah 10 fakta tentang Khartoum, ibu kota Sudan.

1. Dijuluki Kota Nil

10 Fakta Ibu Kota Khartoum, Nomor 9 Rumah Osama Bin Laden Jadi Basis Operasional Teroris 

Foto/Reuters

Khartoum, ibu kota Sudan, merupakan kota yang sangat penting bagi Sungai Nil. Ini adalah titik di mana Nil Biru dan Nil Putih bertemu, membentuk awal Sungai Nil.

Pertemuan dua sungai terpenting di dunia ini telah menjadikan Khartoum sebagai pusat utama perdagangan dan perdagangan selama berabad-abad, dan terus menjadi pusat aktivitas penting di wilayah tersebut hingga saat ini.

Baca Juga: Serangan Udara Mematikan di Sudan Tewaskan 17 Orang, Termasuk Anak-anak

2. Tujuan Wisata Ternama

10 Fakta Ibu Kota Khartoum, Nomor 9 Rumah Osama Bin Laden Jadi Basis Operasional Teroris 

Foto/Reuters

Sebelum konflik pecah sejak April 2023, Khartoum, merupakan kota yang relatif aman dibandingkan ibu kota lainnya di Afrika Sub-Sahara. Namun, konflik bersenjata membalikkan keadaan.

Padahal, sebelum konflik, tingkat kejahatan rendah, dan hampir tidak ada kejahatan yang dilaporkan terhadap orang asing di kota itu. Ini menjadikan Khartoum tujuan yang menarik bagi para pelancong yang mencari tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Kota ini juga terkenal dengan budayanya yang semarak, dengan berbagai restoran, toko, dan atraksi untuk dijelajahi. Dengan tingkat kejahatan yang rendah dan suasana yang ramah, Khartoum adalah tujuan ideal bagi mereka yang mencari pengalaman yang aman dan menyenangkan.

3. Asal Usul Nama Khartoum Tidak Diketahui

10 Fakta Ibu Kota Khartoum, Nomor 9 Rumah Osama Bin Laden Jadi Basis Operasional Teroris 

Foto/Reuters

Asal usul nama kota Khartoum tidak diketahui, namun satu teori menyatakan bahwa itu berasal dari kata Arab 'khartum', yang berarti 'batang'.

Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh sebidang tanah sempit yang terletak di antara Sungai Nil Biru dan Putih, menyerupai batang pohon. Sebidang tanah inilah yang membuat Khartoum menjadi kota yang unik dan penting, karena merupakan satu-satunya tempat di dunia tempat kedua sungai Nil bertemu.

4. Jelajahi Harta Karun Khartoum: Museum Nasional

Khartoum memiliki Museum Nasional Sudan, museum terbesar di negara tersebut.

Museum tersebut adalah harta karun artefak arkeologi, dengan koleksi terbesar dan terpenting di seluruh negeri. Dari tembikar kuno hingga koin dan perhiasan, museum ini menawarkan wawasan menarik tentang kekayaan sejarah Sudan.

5. Jembatan Khartoum Menghubungkannya ke Wilayah Lain

Khartoum disebut juga sebagai kota jembatan. Kota itu memiliki setidaknya sepuluh jembatan yang menghubungkan ke daerah lain di seberang Nil Biru dan Putih.

Jembatan-jembatan ini menyediakan penghubung penting antara kota dan daerah sekitarnya. Bahkan, ada rencana untuk membangun lebih banyak lagi di masa depan.

Jembatan tersebut merupakan bukti pentingnya kota sebagai pusat perdagangan dan perdagangan, dan merupakan bagian penting dari infrastruktur kota.

Baca Juga: Gencatan Senjata Berakhir, Pertempuran Kembali Pecah di Sudan

6. Menyediakan Pendidikan Berkualitas

Khartoum memiliki sejumlah universitas swasta, termasuk The Future University. Universitas ini adalah yang pertama berspesialisasi dalam teknologi informasi dan komunikasi di wilayah tersebut, dan juga yang pertama memperkenalkan teknik komputer ke negara tersebut.

7. Afra Mall, Pusat Perbelanjaan Pertama

Khartoum memiliki Afra Mall, pusat perbelanjaan pertama di negara itu. Dibuka pada 2004, Afra Mall menawarkan berbagai toko, restoran, dan pilihan hiburan, menjadikannya tujuan populer bagi penduduk lokal dan turis.

Dengan lokasinya yang nyaman di jantung Khartoum, Afra Mall adalah tempat yang tepat untuk menemukan semua kebutuhan di satu tempat.

8. Cuaca Panas yang Sulit Dilawan

10 Fakta Ibu Kota Khartoum, Nomor 9 Rumah Osama Bin Laden Jadi Basis Operasional Teroris 

Foto/Reuters

Khartoum terkenal dengan iklim gurunnya yang terik, menjadikannya salah satu kota besar terpanas di dunia.

Selama bulan-bulan musim panas, suhu dapat melonjak hingga 127 derajat Fahrenheit yang tak tertahankan, sehingga sulit untuk berada di luar ruangan dalam waktu yang lama.

Kota ini juga terkenal dengan udaranya yang kering, dengan tingkat kelembapan yang jarang melebihi 10%. Meskipun sangat panas, Khartoum adalah kota yang semarak dengan warisan budaya yang kaya.

9. Rumah Osama Bin Laden

Pada 1991, teroris terkenal Osama Bin Laden membeli sebuah rumah di ibu kota Sudan, Khartoum, di mana dia tinggal selama lima tahun hingga 1996.

Selama ini, Bin Laden dapat mendirikan basis operasi di kota tersebut, yang akan menjadi pusat utama untuk aktivitas terorisnya di tahun-tahun mendatang.

Rumah yang dibelinya terletak di distrik El-Riyadh yang makmur di Khartoum, dan digunakan sebagai tempat pertemuan rekan-rekannya dan rumah persembunyian bagi keluarganya.

10. Jembatan Tuti: Prestasi Teknik yang Menakjubkan

10 Fakta Ibu Kota Khartoum, Nomor 9 Rumah Osama Bin Laden Jadi Basis Operasional Teroris 

Foto/Reuters

Khartoum dikenal memiliki Jembatan Tuti. Itu dianggap sebagai prestasi teknik sipil yang luar biasa. Selesai pada 2008, jembatan ini merupakan jembatan gantung pertama yang dibangun di Sudan dan yang pertama dibangun di Afrika.

Jembatan Tuti itu membentang di Sungai Nil Biru. Jembatan Tuti menghubungkan Khartoum ke Pulau Tuti, menjadi penghubung penting antara kedua wilayah tersebut.

Jembatan tersebut merupakan simbol kemajuan dan inovasi, dan merupakan bukti kerja keras dan dedikasi para insinyur dan pekerja konstruksi yang mewujudkannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Sudan dan Palestina...
Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi
Terungkap, AS Kehilangan...
Terungkap, AS Kehilangan Rp487 Triliun akibat Penyalahgunaan selama Pendudukan Afghanistan
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved