Mali Minta PBB Tarik Misi Penjaga Perdamaian Tanpa Penundaan

Sabtu, 17 Juni 2023 - 04:14 WIB
loading...
A A A
“Situasi ini menimbulkan rasa ketidakpercayaan di antara penduduk sehubungan dengan MINUSMA,” tambahnya, mencatat laporan yang memberatkan baru-baru ini oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia tentang operasi anti-pemberontakan di Moura pada Maret 2022.

Mandat untuk misi penjaga perdamaian PBB sendiri akan berakhir pada akhir bulan.

Kepala misi PBB di Mali, El Ghassim Wane, mengatakan setelah pertemuan dewan beranggotakan 15 negara itu bahwa melakukan operasi penjaga perdamaian PBB hampir tidak mungkin tanpa persetujuan negara tuan rumah.

“Itu keputusan yang harus diambil dewan,” katanya kepada wartawan.

“Tapi poin yang saya buat, dan saya percaya ini adalah poin yang disetujui semua orang, adalah bahwa pemeliharaan perdamaian didasarkan pada prinsip persetujuan dari negara tuan rumah dan tanpa persetujuan itu, tentu saja, operasi hampir tidak mungkin dilakukan,” imbuhnya.

Anggota Dewan Keamanan PBB harus mengadopsi resolusi untuk memperpanjang mandat MINUSMA paling lambat 30 Juni. Itu membutuhkan setidaknya sembilan suara yang mendukung dan tidak ada veto oleh Rusia, China, Amerika Serikat, Inggris atau Prancis untuk disahkan.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan kepada DK PBB bahwa misi penjaga perdamaian hanya dapat berhasil jika ada koordinasi yang sangat erat dengan negara tuan rumah dan menghormati kedaulatan Mali.

Baca Juga: Tiga Bom Bunuh Diri Guncang Mali, 9 Tewas dan 60 Terluka

“Masalah sebenarnya bukanlah jumlah penjaga perdamaian tetapi fungsinya, dan salah satu tugas utama pemerintah Mali adalah memerangi terorisme, yang tidak diatur dalam mandat helm biru,” kata Nebenzia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Land Rover Discovery...
Land Rover Discovery Sport Resmi Disuntik Mati
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Timnas Norwegia
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick
Berita Terkini
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved