4 Perang Terbesar di Benua Asia Sepanjang Sejarah, Jutaan Jiwa Jadi Korban

Jum'at, 16 Juni 2023 - 21:00 WIB
loading...
A A A
Perang Vietnam berawal dari kekalahan Jepang di Perang Dunia II. Saat itu, mereka harus menarik pasukannya dari Vietnam dan meninggalkan Bao Dai yang dididik Prancis untuk memimpin.

Melihat peluang, pasukan Viet Minh Ho bangkit dan mendeklarasikan Republik Demokratik Vietnam. Tak terima, Bao Dao meminta dukungan Prancis dan mendirikan negara Vietnam pada 1949.


4. Perang Saudara China


Perang Saudara China terjadi antara tahun 1946-1950. Bukan lagi antar-dinasti atau melawan Jepang, konflik ini melibatkan Partai Komunis China dan Kaum Nasionalis Kuomintang.

Pasca-kekalahan Jepang di Perang Dunia II, Partai Komunis China dan Kaum Nasionalis setuju melakukan pembicaraan damai. Namun tak berselang lama, keduanya berebut kekuasaan.

Perang memuncak ketika Partai Komunis China pimpinan Mao Zedong merebut Beijing dan mendeklarasikan pembentukan Republik Rakyat China. Pada akhirnya, pemimpin kubu nasionalis, yakni Chiang Kai-shek terpaksa mundur ke Taiwan dan mendirikan pemerintahan alternatif bernama Republik of China (ROC).

Perang saudara ini menimbulkan penderitaan besar, khususnya warga sipil China. Tak hanya memakan jutaan korban jiwa, civil war ini juga meruntuhkan ekonomi serta membuat jutaan warga lain mengungsi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved