Mantan PM Sebut Pakta Pertahanan Papua Nugini-AS Langgar Kedaulatan

Jum'at, 16 Juni 2023 - 10:16 WIB
loading...
Mantan PM Sebut Pakta...
Mantan PM Sebut Pakta Pertahanan Papua Nugini-AS Langgar Kedaulatan. FOTO/RNZ
A A A
PORT MORESBY - Mantan Perdana Menteri Papua Nugini , Peter O'Neill menyampaikan keprihatinannya atas pakta pertahanan yang baru ditandatangani negaranya dengan Amerika Serikat (AS). O’Neill menuduhnya "melanggar" kedaulatan negara pulau Pasifik itu.

Ia menyoroti Pasal 3 Perjanjian Kerjasama Pertahanan Papua Nugini-AS, yang memberikan kekebalan kepada personel militer AS.



“Pasal tersebut "secara eksplisit menyatakan" bahwa negara tersebut "melepaskan yurisdiksinya atas pasukan yang berkunjung, memberikan hak yurisdiksi kriminal eksklusif kepada personel militer AS," kata O’Neill kepada harian Post-Courier, yang berbasis di ibu kota Port Moresby.

Perjanjian tersebut juga memberikan yurisdiksi sipil dan administratif eksklusif atas personel AS kepada pemerintah AS selama tugas mereka, katanya.

“Ketika berbicara tentang kepemilikan infrastruktur, tidak ada yang akan diperbaiki dan mereka akan menghapusnya dan pergi bersama mereka,” katanya tentang pasukan AS dan apa yang mungkin mereka bangun di pulau-pulau itu.



“Saya tidak dapat melihat kesepakatan apa pun tentang pelatihan personel kami, saya tidak dapat melihat personel kami terlibat dengan Angkatan Darat AS dan saya tidak dapat melihat investasi khusus dalam infrastruktur di negara ini,” tambah O'Neill.

Ditandatangani bulan lalu, Perjanjian Kerja Sama Pertahanan 15 tahun telah dipublikasikan untuk pertama kalinya setelah diusulkan di parlemen Papua Nugini, memberikan "akses tanpa hambatan" kepada militer AS ke fasilitas pertahanan utama di negara pulau itu, termasuk gabungan Pangkalan Angkatan Laut Lombrum Papua Nugini-Australia di Pulau Manus.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Bocah 8 Tahun Terseret...
Bocah 8 Tahun Terseret Ombak Pantai Tiram Padang Pariaman
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
3 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
6 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
6 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
7 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
8 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
9 jam yang lalu
Infografis
Salah Satu Negara NATO...
Salah Satu Negara NATO Sebut AS Sudah Menjadi Pelayan Israel
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved