Rusia Suplai Belarusia dengan Nuklir yang Lebih Kuat dari Bom Atom

Rabu, 14 Juni 2023 - 21:25 WIB
loading...
Rusia Suplai Belarusia...
Rusia Suplai Belarusia dengan Nuklir yang Lebih Kuat dari Bom Atom. FOTO/Reuters
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan, negaranya telah mulai menerima pengiriman senjata nuklir taktis Rusia . Menurut Lukashenko, beberapa di antaranya tiga kali lebih kuat daripada bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945.

Pengerahan tersebut adalah langkah pertama Moskow mengerahkan hulu ledak semacam itu, sejak jatuhnya Uni Soviet.

Baca juga: Jika Diserang, Belarusia Tidak Akan Ragu Gunakan Nuklir

"Kami memiliki rudal dan bom yang kami terima dari Rusia," kata Lukashenko dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Rusia Rossiya-1 yang diposting di saluran Telegram kantor berita Belarusia Belta.

"Bom itu tiga kali lebih kuat daripada yang (dijatuhkan) di Hiroshima dan Nagasaki," lanjut Lukashenko, yang berbicara di sebuah jalan di hutan terbuka dengan kendaraan militer yang diparkir di dekatnya dan semacam fasilitas penyimpanan militer terlihat di latar belakang.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, bahwa Rusia, yang akan mempertahankan kendali atas senjata nuklir taktis, akan mulai mengerahkannya di Belarusia, setelah fasilitas penyimpanan khusus untuk menampungnya disiapkan.

Lukashenko, sekutu dekat Putin, mengatakan kepada TV pemerintah Rusia dalam wawancara, yang dirilis Selasa malam, bahwa negaranya memiliki banyak fasilitas penyimpanan nuklir yang tersisa dari era Soviet dan telah memulihkan lima atau enam di antaranya.

Baca juga: Rusia Sebar Senjata Nuklir ke Belarusia 7 Juli, AS: Retorika Sembrono!

Dia mengecilkan gagasan bahwa kendali Rusia atas senjata merupakan penghalang untuk menggunakannya dengan cepat, jika dia merasa langkah seperti itu diperlukan. Lukashenko mengatakan, dia dan Putin dapat saling mengangkat telepon "kapan saja".

Sebelumnya pada hari Selasa, dia telah mengatakan secara terpisah bahwa senjata nuklir taktis Rusia akan dikerahkan secara fisik di wilayah Belarus "dalam beberapa hari" dan bahwa dia memiliki fasilitas untuk menampung rudal jarak jauh juga jika diperlukan.

Lukashenko, yang mengizinkan negaranya digunakan oleh pasukan Rusia untuk menyerang Ukraina sebagai bagian dari apa yang disebut Moskow sebagai "operasi militer khusus", mengatakan pengerahan nuklir akan bertindak sebagai pencegahan terhadap agresor potensial.

Baca juga: Vladimir Putin: Rusia Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarusia 7 Juli!

Mantan bos pertanian kolektif Soviet berusia 68 tahun, yang telah memerintah Belarusia sejak 1994, menjadikannya pemimpin terlama di Eropa, mengatakan, dia tidak hanya meminta senjata dari Putin, tetapi "meminta" senjata itu.

"Kami selalu menjadi target," kata Lukashenko. "Mereka (Barat) ingin mencabik-cabik kita sejak 2020. Sejauh ini belum ada yang berperang melawan negara nuklir, negara yang memiliki senjata nuklir," tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved