Putin Sebut Rusia Pertimbangkan Menarik Diri dari Perjanjian Biji-bijian

Selasa, 13 Juni 2023 - 23:54 WIB
loading...
Putin Sebut Rusia Pertimbangkan...
Putin sebut Rusia pertimbangkan menarik diri dari perjanjian biji-bijian. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia sedang mempertimbangkan untuk menarik diri dariperjanjian biji-bijian Laut Hitam. Ia mengatakan bahwa Moskow telah "ditipu" atas penerapan bagian-bagian dari kesepakatan yang berkaitan dengan ekspornya sendiri.

Dalam pertemuan televisi dengan koresponden perang pro-Kremlin, Putin mengatakan kesepakatan itu dimaksudkan untuk membantu negara-negara "sahabat" di Afrika dan Amerika Latin, tetapi Eropa adalah importir biji-bijian Ukraina terbesar dan ini menyediakan sumber utama mata uang asing untuk Kiev.

Putin mengatakan dia akan membahas masa depan kesepakatan biji-bijian dengan beberapa pemimpin Afrika yang diperkirakan akan mengunjungi Rusia, menambahkan bahwa Moskow siap memasok biji-bijian gratis ke negara-negara termiskin di dunia seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (13/6/2023).



Kesepakatan itu ditengahi Juli lalu oleh PBB dan Turki dan memungkinkan ekspor biji-bijian yang aman dari beberapa pelabuhan Ukraina di Laut Hitam.

Barat belum memberlakukan sanksi terhadap biji-bijian Rusia dan ekspor makanan lainnya, tetapi mereka terhambat oleh pembatasan lain pada asuransi dan bidang lainnya.

Pada pertengahan bulan Mei lalu Rusia setuju untuk memperpanjang perjanjian yang memungkinkan Ukraina untuk mengekspor gandumnya melalui Laut Hitam selama dua bulan.

Sekitar 30,3 juta ton gandum telah diekspor dari Ukraina di bawah perjanjian Laut Hitam, termasuk 625.000 ton kapal Program Pangan Dunia untuk operasi bantuan di Afghanistan, Ethiopia, Kenya, Somalia, dan Yaman.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Rusia Kecam Trump karena...
Rusia Kecam Trump karena Mengancam Akan Mengebom Iran
Antisipasi Eskalasi...
Antisipasi Eskalasi dengan NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Trump akan Modernisasi...
Trump akan Modernisasi Persenjataan Nuklir AS Tanpa Menambah Jumlah
2 Negara Anggota NATO...
2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
7 Fakta Terbaru Tarif...
7 Fakta Terbaru Tarif Impor 32 Persen Trump untuk Indonesia, dari Penyebab hingga Produk Terdampak
Rekomendasi
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Lingkar Barat Nagreg Macet Mengular hingga 5 Kilometer
Melinda Kenang Momen...
Melinda Kenang Momen Menegangkan saat Mengungkap Ingin Bercerai dari Bill Gates
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
Berita Terkini
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
1 jam yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
3 jam yang lalu
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
8 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
10 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
11 jam yang lalu
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved