Ukraina Disebut Hanya Maju Sedikit tapi Rugi Besar dalam Serangan Balasan

Selasa, 13 Juni 2023 - 18:01 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Belajar dari Perang Ukraina, 6 Anggota NATO Rancang Jenis Baru Helikopter Militer

Kiev hanya mengerahkan lima dari 25 brigade yang telah disiapkan untuk operasi itu, menurut Roepcke. “Sekitar 40.000 tentara masih ditahan sebagai cadangan,” ungkap dia.

Klaim kemajuan Ukraina datang bahkan ketika media "intelijen sumber terbuka" (OSINT) pro-Ukraina yang paling bersemangat pun mengakui kerugian besar dari lapis baja dan peralatan yang dipasok Barat dalam pertempuran di front Zaporozhye.

“Brigade ke-47 tentara Ukraina telah kehilangan tujuh tank Leopard 2 dan 17 kendaraan tempur infanteri Bradley hanya dalam lima hari, tanpa mencapai kesuksesan nyata di selatan Orekhov,” ungkap laporan Oryx, “OSINT” yang berbasis di Belanda.

Kelompok itu sering dikritik karena menggelembungkan perkiraan kerugian Rusia dan mengecilkan kerugian Ukraina. Roepcke mengutipnya dalam laporan videonya.

“Bradleys yang hancur atau rusak dan terbengkalai menyumbang sekitar 15% dari 109 unit yang dipasok AS ke Ukraina,” papar Jakub Janovsky dari Oryx kepada CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
AS Ketar-ketir, Rusia...
AS Ketar-ketir, Rusia Siapkan Serangan Besar-besaran di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved