Israel Klaim Serang ISIS Tahun 2015, Tewaskan Ratusan Teroris
Selasa, 13 Juni 2023 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
Sebaliknya, ISIS bertujuan untuk memikat pasukan Inggris dan Amerika ke Suriah dan Irak, daerah di mana mereka yakin memiliki keuntungan.
Pada Agustus 2022, terungkap bahwa Shin Bet (Badan Keamanan Israel) menangkap dua orang Arab-Israel yang berafiliasi dengan ISIS dari Umm el-Fahm pada Juli karena dicurigai berniat melakukan aktivitas teroris untuk organisasi tersebut.
Mahmad Farouk al-Gabariya dan Wabed al-Mahadi Masoud, keduanya berusia 21 tahun, berada di bawah pengawasan aparat keamanan karena ideologi "jihad" ekstrem mereka. Masoud dikenal oleh Shin Bet terkait aktivitas sebelumnya atas nama ISIS.
Pengungkapan tersangka mengungkapkan bahwa mereka telah membuat rencana untuk meninggalkan Israel untuk berperang demi ISIS dan telah berunding dengan seorang warga negara Israel yang kembali dari pertempuran untuk al-Qaeda di Afrika tentang cara terbaik untuk melakukannya.
Shin Bet kemudian mengatakan bahwa dakwaan telah diajukan terhadap kedua tersangka.
Shin Bet telah melakukan beberapa penangkapan terhadap tersangka yang berafiliasi dengan ISIS di masa lalu. Tersangka lain ditangkap pada bulan Juli dan dalam interogasinya, dia mengaku mengidentifikasi diri berafiliasi dengan ISIS dan bersiap untuk berperang dengan organisasi tersebut melawan Israel.
Pada Maret 2022, gelombang serangan teroris terjadi di seluruh Israel. Dua dari serangan itu, satu di Bersyeba dan satu di Hadera dilakukan oleh teroris yang mengidentifikasi diri berafiliasi dengan ISIS.
Pada Agustus 2022, terungkap bahwa Shin Bet (Badan Keamanan Israel) menangkap dua orang Arab-Israel yang berafiliasi dengan ISIS dari Umm el-Fahm pada Juli karena dicurigai berniat melakukan aktivitas teroris untuk organisasi tersebut.
Mahmad Farouk al-Gabariya dan Wabed al-Mahadi Masoud, keduanya berusia 21 tahun, berada di bawah pengawasan aparat keamanan karena ideologi "jihad" ekstrem mereka. Masoud dikenal oleh Shin Bet terkait aktivitas sebelumnya atas nama ISIS.
Pengungkapan tersangka mengungkapkan bahwa mereka telah membuat rencana untuk meninggalkan Israel untuk berperang demi ISIS dan telah berunding dengan seorang warga negara Israel yang kembali dari pertempuran untuk al-Qaeda di Afrika tentang cara terbaik untuk melakukannya.
Shin Bet kemudian mengatakan bahwa dakwaan telah diajukan terhadap kedua tersangka.
Shin Bet telah melakukan beberapa penangkapan terhadap tersangka yang berafiliasi dengan ISIS di masa lalu. Tersangka lain ditangkap pada bulan Juli dan dalam interogasinya, dia mengaku mengidentifikasi diri berafiliasi dengan ISIS dan bersiap untuk berperang dengan organisasi tersebut melawan Israel.
Pada Maret 2022, gelombang serangan teroris terjadi di seluruh Israel. Dua dari serangan itu, satu di Bersyeba dan satu di Hadera dilakukan oleh teroris yang mengidentifikasi diri berafiliasi dengan ISIS.
(mas)
Lihat Juga :