Unjuk Rasa Meluas, Perdana Menteri Thailand Didesak Mundur
Jum'at, 24 Juli 2020 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Akhir pekan lalu, sekitar 2.500 orang berunjuk rasa menentang Prayuth dalam salah satu aksi protes terbesar sejak kudeta 2014.
Besarnya aksi unjuk rasa itu belum pernah terbayangkan sebelumnya di negara di mana kritik pada raja dianggap menentang hukum.
Kelompok yang terdiri atas 20 orang mengirim surat pada militer meminta mereka memantau pernyataan anti-kerajaan dalam unjuk rasa itu. (Lihat Infografis: Hagia Sophia, Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah)
“Dengarkan kami, kami adalah tetua kalian. Jangan ciptakan perpecahan. Kami tidak ingin menunjukkan kekuatan untuk perselisihan dan debat. Kami siap mendukung militer untuk melindungi lembaga tertinggi,” ujar Tul Sittisomwong, pemimpin kelompok itu. (Baca Juga: Kemegahan Hagia Sophia Kembali Terpancar dengan Salat Jumat Pertama)
Besarnya aksi unjuk rasa itu belum pernah terbayangkan sebelumnya di negara di mana kritik pada raja dianggap menentang hukum.
Kelompok yang terdiri atas 20 orang mengirim surat pada militer meminta mereka memantau pernyataan anti-kerajaan dalam unjuk rasa itu. (Lihat Infografis: Hagia Sophia, Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah)
“Dengarkan kami, kami adalah tetua kalian. Jangan ciptakan perpecahan. Kami tidak ingin menunjukkan kekuatan untuk perselisihan dan debat. Kami siap mendukung militer untuk melindungi lembaga tertinggi,” ujar Tul Sittisomwong, pemimpin kelompok itu. (Baca Juga: Kemegahan Hagia Sophia Kembali Terpancar dengan Salat Jumat Pertama)
(sya)
Lihat Juga :