5 Strategi Pangeran Mohammed bin Salman Memproduksi Senjata Nuklir

Selasa, 13 Juni 2023 - 10:10 WIB
loading...
A A A
“Pengembangan program energi nuklir sipil juga merupakan bagian integral dari Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman: rencana ambisius untuk mentransisikan Arab Saudi dari ekonomi yang bergantung pada hidrokarbon ke ekonomi yang lebih beragam, berkelanjutan, dan produktif,” kata Ludovica Castelli, peneliti nuklir dari Universitas Leicester, dilansir stimson.

Sejak Visi 2030 diresmikan pada 2016, kebijakan Saudi telah menyatakan minat yang kuat dan tampaknya tidak dapat dinegosiasikan dalam mengembangkan kapasitas untuk memproduksi uranium yang diperkaya rendah sebagai bahan bakar nuklir dengan memanfaatkan sumber daya dalam negeri: Dengan kata lain, kemandirian siklus bahan bakar nuklir.

Baca Juga: Israel Tolak Program Nuklir Sipil Arab Saudi Jadi Syarat Normalisasi

4. Bersaing dengan Iran

5 Strategi Pangeran Mohammed bin Salman Memproduksi Senjata Nuklir

Foto/Reuters

Dalam analisis jurnalis energi Washington Post, Steven Mufson, menyimpulkan “Bagi putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, reaktor adalah masalah prestise dan kekuasaan internasional, sebuah langkah untuk menyamai program nuklir saingan Syiah Iran sementara memuaskan sebagian dari kehausan domestik Kerajaan akan energi.”

Saudi memandang nuklir sebagai masalah prestise, dimaksudkan untuk meningkatkan legitimasi rezim secara internal dan memproyeksikan kekuasaan secara eksternal. Bagi Arab Saudi, prestise terkait erat dengan pelaksanaan pilihan berdaulat.

Seperti yang diungkapkan Clive Jones dari Universitas Durham, “logika keamanan dan kaitannya dengan kenegaraan, oleh karena itu, bukanlah tentang apakah Saudi dapat memperkaya.” “

“Bagaimanapun, ini tetap menjadi masalah teknis untuk sebuah episteme yang dapat dibayar oleh Saudi. Sebaliknya, logika sekuritisasi adalah bahwa Arab Saudi harus memperkaya,” tutur Jones.

Apalagi, Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al-Saud pada Desember 2022 silam, mengancam “jika Iran mendapatkan senjata nuklir operasional, semua taruhan dibatalkan?” Dia melanjutkan: “Kami berada di ruang yang sangat berbahaya di kawasan ini. … Anda dapat berharap bahwa negara-negara kawasan pasti akan melihat ke arah bagaimana mereka dapat memastikan keamanan mereka sendiri.”

5. Bekerja Sama dengan Pakistan

5 Strategi Pangeran Mohammed bin Salman Memproduksi Senjata Nuklir

Foto/Reuters

Program nuklir Kerajaan telah menghasilkan prediksi dan tuduhan yang mengkhawatirkan sejak awal. Laporan dugaan pabrik kue kuning dan fasilitas konversi uranium, penggilingan uranium rahasia, dan kerja sama nuklir Saudi-Pakistan telah memicu spekulasi tentang sifat dan arah program tersebut. "Meskipun klaim ini seringkali tidak dapat dibuktikan, subteksnya—bahwa Arab Saudi pasti akan memperoleh senjata nuklir—mengaburkan analisis yang lebih komprehensif dan mendalam," ujar Jones.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved