3 Negara yang Fokus Mengembangkan Daging Buatan, Singapura Paling Agresif

Kamis, 08 Juni 2023 - 12:34 WIB
loading...
A A A
Tidak seperti pengganti nabati, daging yang dibudidayakan secara harfiah adalah daging. Prosesnya melibatkan ekstraksi sel dari hewan, yang kemudian diberi nutrisi seperti protein, gula, dan lemak. Sel dibiarkan membelah dan tumbuh, sebelum ditempatkan di bioreaktor baja besar, yang berfungsi seperti tangki fermentasi.

Setelah empat sampai enam minggu, bahan tersebut 'dipanen' dari bioreaktor. Beberapa protein nabati ditambahkan, kemudian dicetak, dimasak, dan dicetak 3-D untuk memberikan bentuk dan tekstur yang diperlukan.

Potongan ayam goreng yang dihasilkan di piring pasta orecchiette saya pasti terasa seperti real deal, jika sedikit diproses. Mungkin jenis ayam yang biasa Anda makan di restoran cepat saji.

"Ini daging - sempurna!" kata Caterina, seorang mahasiswa Italia yang datang ke sini khusus untuk mencoba ayam budidaya. Biasanya, untuk alasan keberlanjutan, dia tidak mau makan daging, tetapi Caterina mengatakan dia akan memakannya.

2. India

Dengan meningkatnya konsumsi daging di India, para ahli dan perusahaan rintisan lokal semakin beralih ke daging yang ditanam di laboratorium untuk mengekang emisi gas rumah kaca dari peternakan.

Beberapa tahun terakhir telah terlihat minat yang meningkat seputar daging yang dibudidayakan, juga dikenal sebagai daging yang ditanam di laboratorium, yang diproduksi dengan membudidayakan sel hewan di laboratorium. Ini juga terjadi di India - salah satu konsumen daging terbesar di dunia.

Menurut data Survei Kesehatan Keluarga Nasional oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India, hampir 77% penduduk India makan ikan, ayam, dan jenis daging lainnya.

Ilmuwan dan peneliti kini sedang mencari alternatif sumber protein, salah satunya adalah daging buatan.

Sebagai bagian dari upaya ini, organisasi advokasi hewan Humane Society International (HSI) India dan Pusat Biologi Seluler dan Molekuler (CCMB) di Hyderabad telah bekerja sama pada 2019 untuk memajukan teknologi daging 'bersih' sambil menyatukan regulator. "Mungkin juga ada faktor budaya dan sosial yang perlu ditangani agar ini dapat diterima secara sosial,” keterangan mereka.

Baca Juga: 10 Negara yang Memiliki Banyak Hutan, Indonesia Peringkat Berapa?

Proyek tersebut, yang merupakan prakarsa pertama yang disponsori pemerintah dari jenisnya, diharapkan menghasilkan daging pertama yang ditanam di laboratorium pada 2025.

Daging yang dibudidayakan, juga biasa disebut sebagai daging yang ditanam di laboratorium, daging berbasis sel, dan daging tanpa pemotongan, merupakan alternatif dari daging yang bersumber dari hewan hidup.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved