4 Negara Yang Melarang Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Nomor 3 Memberlakukan Denda Rp595 Juta

Kamis, 08 Juni 2023 - 12:09 WIB
loading...
A A A
Pelestarian lingkungan merupakan prioritas utama bagi otoritas pemerintahan agar lanskap dan satwa liar ikonik Kenya dapat dinikmati selama bertahun-tahun yang akan datang.

Baca Juga: PBB Sebut Volume Sampah Plastik di Laut Setara 2.200 Menara Eiffel

4. Bangladesh

4 Negara Yang Melarang Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Nomor 3 Memberlakukan Denda Rp595 Juta

Foto/Reuters

Plastik sekali pakai memiliki banyak bentuk, dan setiap industri tampaknya memiliki dosa keberlanjutannya sendiri yang harus dihadapi.

Pada 2020, Bangladesh memilih untuk menangani mereka yang berada di industri perhotelan, memutuskan bahwa hotel dan akomodasi lainnya secara nasional harus menghentikan penyediaan perlengkapan mandi dan barang kemasan plastik lainnya.

Daerah pesisir di Bangladesh memutuskan untuk melarang semua penggunaan plastik sekali pakai di daerah dengan keindahan alam ini.

Sebagai negara pertama di dunia yang melarang kantong plastik pada 2002, Bangladesh terus mendorong apa artinya berkelanjutan. Pada 1998, bangsa ini belajar secara langsung tentang konsekuensi yang menghancurkan dari sampah plastik yang berlebihan, ketika musim hujan yang dahsyat menyebabkan banjir massal di kota-kotanya, sebagian berkat sistem drainase mereka yang tersumbat oleh kantong plastik..

Pihak berwenang dilaporkan telah mengeluarkan sangat sedikit denda sejak keputusan bersejarah 2002 — mereka mungkin ingin mengambil beberapa catatan dari Kenya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved