Inilah Mohammed Salah, Polisi Mesir yang Tembak Mati 3 Tentara Israel

Rabu, 07 Juni 2023 - 04:28 WIB
loading...
Inilah Mohammed Salah,...
Kerabat dan rekan menangisi para tentara Israel yang tewas dalam baku tembak dengan petugas polisi Mesir di perbatasan kedua negara. Polisi tersebut juga tewas. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Israel telah memulangkan jenazah petugas polisi Mesir yang menembak mati tiga tentaraZionis di dekat perbatasan kedua negara Sabtu pekan lalu. Polisi itu diidentifikasi sebagai Mohammed Salah (22).

Militer Mesir mengatakan setelah insiden itu bahwa Salah menyeberang ke Israel saat mengejar penyelundup narkoba, yang menyebabkan baku tembak dengan para tentara Zionis.

Tetapi pemimpin Zionis mengatakan bahwa itu adalah serangan teroris dan menuntut penyelidikan bersama secara menyeluruh.

Seorang kerabat dan rekan Salah mengatakan kepada BBC,Selasa (6/6/2023),bahwa dia bukan seorang ekstremis.

Baca Juga: Baku Tembak, 3 Tentara Israel Ditembak Mati Polisi Mesir

Menurut militer Israel, dua tentara Israel—Sersan Staf Uri Iluz (20) dan Sersan Lia Ben-Nun (19)—yang ditempatkan di tempat terpencil di sepanjang perbatasan ditembak mati pada Sabtu pagi. Jasad mereka ditemukan setelah seorang perwira senior tidak dapat menghubungi mereka melalui panggilan radio.

Setelah operasi pencarian, penyerang dikepung dan terjadi baku tembak. Prajurit ketiga—Sersan Staf Ohad Dahan (20)—tewas bersama penyerang, yang menurut militer Israel adalah seorang polisi Mesir.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada rapat kabinet pada hari Minggu: "Israel menyampaikan pesan yang jelas kepada pemerintah Mesir. Kami berharap penyelidikan bersama akan lengkap dan menyeluruh."

"Kami akan memperbarui prosedur dan metode operasi serta langkah-langkah untuk menekan seminimal mungkin penyelundupan [narkoba] dan memastikan serangan teroris tragis seperti ini tidak terjadi lagi," ujarnya.

Media Israel, mengutip penyelidikan awal, melaporkan bahwa petugas polisi Mesir tersebut memasuki Israel dengan menggunakan gerbang darurat tertutup di pagar perbatasan, yang berjarak beberapa ratus meter dari pos jaga Staf Sersan Iluz dan Sersan Ben-Nun.

Setelah polisi itu terbunuh, tentara Israel menemukan bahwa dia membawa enam magazine untuk senapannya, serta dua pisau tempur dan sebuah Al-Qur'an.

Laporan itu juga mengatakan para pejabat Mesir telah mengatakan kepada rekan-rekan Israel mereka dalam pertemuan bahwa penyerang adalah seorang perwira "nakal" yang bertindak sendiri setelah diradikalisasi.

Pihak berwenang Mesir belum mengomentari laporan tersebut atau mengonfirmasi identitas polisi itu, tetapi seorang kerabat Mohammed Salah dan seorang anggota unitnya mengatakan kepada BBC News Arabic pada hari Senin bahwa anggota keluarga dan teman Salah ditahan untuk diinterogasi oleh penyelidik.

Kerabat itu membantah bahwa Salah telah diradikalisasi dan menyatakan bahwa dia mungkin ingin membalas kematian seorang rekannya.

Kerabat mengatakan, selama periode cuti bulan lalu, Salah telah mengungkapkan kemarahannya tentang kebisuan atas pembunuhan salah satu teman militernya oleh tentara Israel selama dinas militernya di perbatasan. Dia juga mengeluhkan penolakan militer atas permintaan rilis medis.

Tidak diketahui insiden apa yang dimaksud oleh kerabat Salah tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved