Ada Opsi 41 Jet Tempur F/A-18 Hornet Australia Dikirim ke Ukraina

Rabu, 07 Juni 2023 - 02:02 WIB
loading...
A A A
“Australia mengoperasikan timbunan besar pesawat pensiunan yang dijadwalkan untuk dimusnahkan," paparnya.

“Ada beberapa persetujuan formal yang diperlukan untuk menyelesaikan pengadaan pesawat-pesawat ini, tapi sepertinya idenya sudah waktunya tiba.”

Sumber terpisah yang dekat dengan diskusi itu setuju bahwa tidak masuk akal untuk menghancurkan pesawat yang sangat bagus, yang menurutnya dapat beroperasi dalam waktu empat bulan dan digunakan untuk membantu mengusir invasi Rusia.

Sementara segelintir pesawat hanya akan bagus untuk menganibalisasi suku cadang, sebagian besar akan membutuhkan sedikit pekerjaan untuk dibawa ke kondisi terbang dan memiliki beberapa tahun tersisa di badan pesawat mereka.

Jet tempur Hornet Australia dalam kondisi baik karena tidak beroperasi di kawasan laut.

Pilot dan awak darat Ukraina dapat dengan cepat di-upgrade untuk mengoperasikan jet tempur Hornet dengan manual pelatihan bahasa Ukraina yang akan diproduksi.

Dengan masuknya jet tempur Barat untuk membantu Ukraina, itu berarti termasuk mantan pilot Hornet ikut diperbantukan.

Menteri Pertahanan Richard Marles, yang bertemu dengan mitranya dari Ukraina di sela-sela pertemuan puncak pertahanan Dialog Shangri-La akhir pekan lalu di Singapura, menolak berkomentar, tetapi kantornya malah menunjuk pada komentar yang dia buat pada akhir pekan tentang kontribusi Australia berikutnya untuk upaya perang.

“Ada permintaan khusus yang diajukan Ukraina kepada kami, saya tidak akan membahas detailnya, tetapi kami sedang mengerjakannya dengan pemerintah Ukraina,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Berita Terkini
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved