Bendungan Kherson Hancur, Ukraina-Rusia Saling Menyalahkan

Selasa, 06 Juni 2023 - 15:21 WIB
loading...
Bendungan Kherson Hancur,...
Ukraina dan Rusia saling menyalahkan terkait kehancuran bendungan Nova Kakhovka di Kherson. Foto/CNN
A A A
KIEV - Ukraina dan Rusia saling menyalahkan terkait hancurnya bendungan Nova Kakhovka di Kherson yang mengancam nyawa ribuan warga. Militer Ukraina mengatakan pasukan Rusia yang telah meledakkan bendungan besar di Ukraina selatan itu, sementara pejabat yang dipasang Moskow di kota Nova Kakhovka di bagian wilayah Kherson yang dikuasai Rusia menyalahkan penghancuran bendungan itu pada penembakan Ukraina.

Pembantu Presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak, menuding Rusia menghancurkan bendungan Nova Kakhovka untuk memperlambat serangan, dengan mengakatan konsekuensinya menjadi bencana.

"Tujuan para teroris jelas - untuk menciptakan hambatan bagi tindakan ofensif angkatan bersenjata," kata Podolyak dalam sebuah tweet.

"Diwilayah yang luas, semua kehidupan akan musnah; banyak pemukiman akan hancur; kerusakan akan terjadi pada lingkungan," tambahnya seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa (6/6/2023).

Sementara itu badan intelijen Ukraina mengatakan pasukan Rusia melakukan hal itu dalam keadaan panik.

"Para penjajah meledakkan bendungan Waduk Kakhovka dengan panik - ini jelas merupakan tindakan terorisme dan kejahatan perang yang akan menjadi bukti di pengadilan internasional," kata badan intelijen Ukraina dalam sebuah pernyataan di Telegram.

Komando selatan Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan skala kehancuran sedang dinilai ketika administrasi militer Ukraina untuk wilayah Kherson meminta orang-orang untuk bersiap mengungsi dari desa-desa di tepi kanan Sungai Dnipro sebelum banjir yang diperkirakan terjadi.

“Tingkat air naik dan setiap orang yang berada di zona bahaya harus: Matikan semua peralatan listrik; mengambil dokumen dan hal-hal penting; merawat orang yang dicintai dan hewan peliharaan; ikuti instruksi penyelamat dan polisi,” kata administrasi Kherson di saluran pesan Telegramnya.

“Sekitar 16.000 orang berada di zona kritis di tepi kanan wilayah Kherson,” kata Oleksandr Prokudin, kepala administrasi militer Kherson, di media sosial, menambahkan bahwa sudah terjadi banjir di delapan area di sepanjang Sungai Dnipro.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengadakan pertemuan darurat dewan keamanan nasional negara itu setelah serangan di bendungan itu. Hal itu diungkapkan kata Oleksiy Danilov, sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved