Bendungan PLTA di Kherson Hancur Sebagian, Nyawa Ribuan Warga Terancam
Selasa, 06 Juni 2023 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kunjungi Pangkalan Rusia di Tajikistan, Lavrov Tegaskan Rencana Barat akan Gagal
Pada gilirannya, Ukraina mengklaim Rusia telah merencanakan meledakkan bendungan itu sendiri dalam operasi bendera palsu yang bertujuan menjebak Kiev atas banjir tersebut.
Ancaman yang terus-menerus itu dianggap sebagai salah satu alasan utama mengevakuasi warga sipil dari komunitas tertentu di daerah tersebut.
Tak hanya itu, ancaman itu juga menjadi sebab penarikan pasukan Rusia dari kota Kherson ke tepi kiri Sungai Dnepr.
Pejabat militer dan sipil Rusia, termasuk penjabat gubernur Kherson Vladimir Saldo memperingatkan pada saat itu banyak daerah di wilayah tersebut, termasuk di kota Kherson, dapat dibanjiri jika bendungan Kakhovskaya dihancurkan.
Wilayah Kherson secara resmi dinyatakan sebagai bagian dari Rusia pada awal Oktober, bersama dengan Wilayah Zaporozhye dan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk.
Pada gilirannya, Ukraina mengklaim Rusia telah merencanakan meledakkan bendungan itu sendiri dalam operasi bendera palsu yang bertujuan menjebak Kiev atas banjir tersebut.
Ancaman yang terus-menerus itu dianggap sebagai salah satu alasan utama mengevakuasi warga sipil dari komunitas tertentu di daerah tersebut.
Tak hanya itu, ancaman itu juga menjadi sebab penarikan pasukan Rusia dari kota Kherson ke tepi kiri Sungai Dnepr.
Pejabat militer dan sipil Rusia, termasuk penjabat gubernur Kherson Vladimir Saldo memperingatkan pada saat itu banyak daerah di wilayah tersebut, termasuk di kota Kherson, dapat dibanjiri jika bendungan Kakhovskaya dihancurkan.
Wilayah Kherson secara resmi dinyatakan sebagai bagian dari Rusia pada awal Oktober, bersama dengan Wilayah Zaporozhye dan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk.
Lihat Juga :