6 Kebijakan Kontroversial Pangeran Mohammed Bin Salman yang Buat AS Murka

Selasa, 06 Juni 2023 - 10:54 WIB
loading...
6 Kebijakan Kontroversial...
Pangeran Mohammed bin Salman mencoba melawan dominasi Amerika Serikat (AS). Foto/Reuters
A A A
RIYADH - 2023 menjadi tahun penting dalam sejarah diplomasi Arab Saudi . Berbagai kebijakan luar negeri yang dibuat putra makhkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman perubahan signifikan.

Apa yang dilakukan Pangeran Mohammed Bin Salman merupakan provokasi bagi Amerika Serikat (AS), pelindung tradisional Saudi.

“Apa yang kita saksikan adalah awal dari strategi baru Arab Saudi, tekad mereka untuk mengambil keuntungan penuh dari dunia multipolar yang menggantikan era dominasi Amerika,” kata Cinzia Bianco, spesialis Teluk di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri. "Ini diversifikasi strategis, cara menyebarkan taruhan untuk menutupi diri mereka sendiri dengan lebih baik," katanya dilansir Lemonde.

Baca Juga: 5 Gebrakan Diplomasi Internasional Mohammed Bin Salman, Nomor Terakhir Pembuat Masalah

Berikut 6 kebijakan kontroversial Pangeran Mohammed Bin Salman yang membuat AS marah dan murka.

1. Menyambut Nicolas Maduro

6 Kebijakan Kontroversial Pangeran Mohammed Bin Salman yang Buat AS Murka

Foto/Reuters

Venezuela Presiden Nicolas Maduro berkunjung ke Arab Saudi dan disambut hangat oleh Mohammed bin Salman. Itu sebagai upaya Saudi memperluas jangkauan diplomatiknya di luar aliansi tradisional Barat.

Maduro merupakan musuh AS terbaru yang mengunjungi Arab Saudi ketika kerajaan itu membangun kembali aliansi tanpa restu dari Amerika Serikat, sekutu lamanya. Kunjungan Maduro dilakukan sehari sebelum Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mendarat di Arab Saudi untuk melakukan pembicaraan dengan para pemimpin Saudi.

2. Memeluk Bashar Al-Assad

6 Kebijakan Kontroversial Pangeran Mohammed Bin Salman yang Buat AS Murka

Foto/Reuters

Saudi mengakhiri isolasi rezim Presiden Suriah Bashar Al-Assad yang dianggap bertanggung jawab atas kematian lebih dari 300.000 warga sipil dan jutaan orang mengungsi dalam perang saudara di negara itu. Damaskus juga mengumumkan keputusan untuk melanjutkan misi diplomatiknya di Kerajaan Arab Saudi setelah 11 tahun setelah kedutaan besar.

Liga Arab yang beranggotakan 22 negara setuju untuk memulihkan Suriah, mengakhiri penangguhan 12 tahun dan mengambil langkah lain untuk membawa Presiden Suriah Bashar Assad, paria regional lama, kembali ke posisi semula. Suriah secara luas dijauhi oleh pemerintah Arab atas tindakan brutal pemerintah Assad terhadap pengunjuk rasa dalam pemberontakan 2011 yang berubah menjadi perang saudara. Kerusakan hubungan memuncak dengan Suriah digulingkan dari Liga Arab.

2. Bersandar pada Rusia

6 Kebijakan Kontroversial Pangeran Mohammed Bin Salman yang Buat AS Murka

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Demam Piala Dunia, 13...
Demam Piala Dunia, 13 Anjing Pakai Jersey Timnas Argentina Curi Perhatian di Buenos Aires
Rekomendasi
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved