Serang Belgorod, Milisi Anti-Putin Gunakan Senjata Bantuan NATO untuk Ukraina

Minggu, 04 Juni 2023 - 14:10 WIB
loading...
A A A
Terkait penggunaan senjata bantuan Barat, koordinator politik Legiun Rusia Bebas Ilya Ponomarev, mengakui ada larangan untuk menggunakan peralatan Barat di Rusia, tetapi ia mengklaim bahwa kendaraan yang digunakan memiliki lacak balak yang panjang sehingga dapat diterima dalam kasus ini.

Dia mengatakan mereka menggunakan "piala" yang direbut Rusia dari Ukraina dan kemudian direbut kembali dan disimpan oleh kelompoknya. Ponomarev tidak memberikan bukti apa pun untuk mendukung klaimnya bahwa legiun tersebut telah merebut kembali peralatan milik Barat dari pasukan Rusia.

Sedangkan RDK dalam sebuah pernyataan mengatakan kepada The Washington Post bahwa mereka tidak menggunakan peralatan asing dalam operasi tersebut. Namun foto-foto yang diposting di halaman Instagram RDK dan video yang dikirim ke The Washington Post oleh kelompok tersebut menunjukkan para pejuang di Belgorod memegang berbagai senapan, termasuk CZ Bren buatan Ceko dan FN SCAR Belgia, menurut Jonathan Ferguson, penjaga senjata api dan artileri di Royal Armouries Inggris, yang mengulas gambar untuk The Washington Post.

Sejak 22 Mei, foto dan cuplikan penyerangan di Belgorod mulai beredar dan dipromosikan di saluran media sosial kedua kelomopok. The Washington Post secara independen memverifikasi video dan foto yang diposting oleh RDK, yang, bersama dengan video lain, menunjukkan setidaknya empat MRAP dan Humvee lapis baja yang dipasang dengan senapan mesin kaliber .50 berkumpul di sepanjang jalan di Ukraina sekitar lima mil dari perbatasan Rusia.

Berdasarkan visual saja, The WAshington Post tidak dapat mengidentifikasi dari mana MRAP dan Humvee berasal, atau apakah mereka termasuk kendaraan yang dianalisis oleh intelijen AS.

Terlihat tentara dengan ban lengan kuning yang biasa dikenakan oleh pasukan Ukraina. MRAP dan Humvee ditandai dengan tanda tambah putih, yang telah dicat oleh pasukan Ukraina ke kendaraan selama perang. Satu MRAP juga muncul dengan panah ke atas yang berbeda di pintu depan kirinya.

Foto dan video yang kemudian diposting di media sosial Rusia menunjukkan setidaknya dua MRAP yang sama, keduanya dengan tanda tambah dan satu dengan panah yang sama di pintu. Salah satu MRAP kemudian muncul dalam sebuah video yang diterbitkan oleh outlet berita Rusia Izvestia, yang melaporkan sekarang akan digunakan oleh militer Rusia.

Baca Juga: Kelompok Anti-Putin Rusia Klaim Serangan di Belgorod
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved