DK PBB Gelar Pertemuan Soal Peluncuran Satelit, Adik Kim Jong-un Murka

Minggu, 04 Juni 2023 - 06:57 WIB
loading...
DK PBB Gelar Pertemuan...
Adik pemimpin Korut, Kim Yo-jong, mengecam pertemuan DK PBB yang membahas peluncuran satelit mata-mata Pyongyang. Foto/NBC News
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengecam Dewan Keamanan (DK) PBB karena mengadakan pertemuan tentang peluncuran satelit baru-baru ini atas "tuntutan perampokan" dari Amerika Serikat (AS). Korut bersumpah akan terus menolak sanksi dan mengambil tindakan "membela diri." Begitu laporan media pemerintah KCNA.

AS menyerukan pertemuan DK PBB pekan lalu untuk membahas upaya Korut menempatkan satelit mata-mata pertamanya di orbit, yang berakhir dengan kegagalan dengan pendorong dan muatannya jatuh ke laut.

Baca Juga: Korut Berupaya Luncurkan Satelit Mata-mata, AS Serukan Pertemuan DK PBB

Kim Yo-jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan seorang pejabat partai berkuasa yang kuat, mengatakan pertemuan itu adalah tanda lain bahwa DK PBB berfungsi sebagai tambahan politik AS dengan menerima "tuntutan perampokan" Washington untuk mengabaikan hak negara atas pengembangan luar angkasa.

"Saya sangat tersinggung bahwa DK PBB secara rutin mengkritik pelaksanaan hak kedaulatan kami seperti yang diinginkan Amerika Serikat, dan sangat mengutuk dan menolak ini sebagai tindakan yang paling tidak adil dan berprasangka mencampuri urusan dalam negeri dan melanggar kedaulatan kami," kata Kim Yo-jong dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh KCNA seperti dikutip dari Reuters, Minggu (4/6/2023).

Dia mengatakan peluncuran satelit adalah tindakan balasan yang sah dan membela diri terhadap meningkatnya ancaman dari AS dan sekutunya, yang dituduh Pyongyang mengobarkan kembali ketegangan dengan latihan militer musim semi tahunan mereka.

Baca Juga: Washington Kritik Kegagalan Peluncuran Satelit Korut, Adik Kim Jong-un: AS Munafik!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Berita Terkini
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved