Turki Akan Kirim Pasukan Komando ke Kosovo
Sabtu, 03 Juni 2023 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kekerasan pada hari Senin, 30 penjaga perdamaian dan 52 orang Serbia yang memprotes pelantikan walikota terluka. Kekerasan mendorong NATO untuk mengumumkan akan mengirim pasukan tambahan di atas 700 orang yang sudah dalam perjalanan ke negara Balkan itu untuk meningkatkan misinya yang berkekuatan 4.000 orang.
Baca juga: 8 Alasan Kosovo Akan Jadi Medan Perang Baru di Eropa
Barat mengetahui bahwa polisi etnis Albania Kosovo yang memulai kerusuhan pada hari Senin, di mana 30 penjaga perdamaian KFOR terluka, tetapi akan terus mendukung Pristina. Hal itu diungkapkan Presiden Serbia Aleksandar Vucic.
“Pertarungan dimulai oleh apa yang disebut polisi Kosovo, bukan NATO,” kata Vucic kepada Prva TV dalam wawancara 90 menit. Ia mengatakan, polisi etnis Albania pertama-tama menangkap dua etnis Serbia dan menembak yang lain, yang hampir tidak selamat, sementara satu-satunya gambar yang kita lihat adalah tentara NATO yang terluka.
“Semua orang di Barat tahu ini salah Pristina. Tapi (Perdana Menteri Kosovo Albin) Kurti tahu bahwa apa pun yang dia lakukan, Amerika, Jerman, dan Inggris akan melindungi apa yang disebut kemerdekaan Kosovo,” ucap Vucic seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (3/6/2023).
Baca juga: 8 Alasan Kosovo Akan Jadi Medan Perang Baru di Eropa
Barat mengetahui bahwa polisi etnis Albania Kosovo yang memulai kerusuhan pada hari Senin, di mana 30 penjaga perdamaian KFOR terluka, tetapi akan terus mendukung Pristina. Hal itu diungkapkan Presiden Serbia Aleksandar Vucic.
“Pertarungan dimulai oleh apa yang disebut polisi Kosovo, bukan NATO,” kata Vucic kepada Prva TV dalam wawancara 90 menit. Ia mengatakan, polisi etnis Albania pertama-tama menangkap dua etnis Serbia dan menembak yang lain, yang hampir tidak selamat, sementara satu-satunya gambar yang kita lihat adalah tentara NATO yang terluka.
“Semua orang di Barat tahu ini salah Pristina. Tapi (Perdana Menteri Kosovo Albin) Kurti tahu bahwa apa pun yang dia lakukan, Amerika, Jerman, dan Inggris akan melindungi apa yang disebut kemerdekaan Kosovo,” ucap Vucic seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (3/6/2023).
(esn)
Lihat Juga :