Afrika Selatan Mungkin Pindah Tempat KTT BRICS ke China, Ini Alasannya
Kamis, 01 Juni 2023 - 09:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Senjata AS untuk Ukraina Terlihat di Tangan Anggota Kartel Narkoba Meksiko
Afrika Selatan, bagaimanapun, adalah pihak penandatangan Statuta Roma yang mencakup ICC, dan akan diwajibkan secara hukum untuk menangkap Putin jika dia datang berkunjung.
“Salah satu opsi mendapatkan daya tarik di Pretoria adalah meminta China menjadi tuan rumah acara BRICS,” ungkap seorang pejabat senior pemerintah yang berbicara dengan badan tersebut tanpa menyebut nama. Seperti Moskow, Beijing bukanlah pihak dalam Statuta Roma.
“Karena kewajiban hukum kami, kami harus menangkap Presiden Putin, tetapi kami tidak dapat melakukan itu,” ujar mantan Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki dalam wawancara radio pekan lalu.
Dia menjelaskan KTT BRICS tidak mungkin terjadi di Afrika Selatan untuk alasan itu.
Menteri Hubungan Internasional dan Kerjasama Afrika Selatan Grace Naledi Mandisa Pandor mengatakan pada Selasa bahwa kekebalan diplomatik yang diberikan kepada semua peserta KTT tidak mengesampingkan surat perintah apa pun yang mungkin telah dikeluarkan oleh pengadilan internasional mana pun.
Afrika Selatan, bagaimanapun, adalah pihak penandatangan Statuta Roma yang mencakup ICC, dan akan diwajibkan secara hukum untuk menangkap Putin jika dia datang berkunjung.
“Salah satu opsi mendapatkan daya tarik di Pretoria adalah meminta China menjadi tuan rumah acara BRICS,” ungkap seorang pejabat senior pemerintah yang berbicara dengan badan tersebut tanpa menyebut nama. Seperti Moskow, Beijing bukanlah pihak dalam Statuta Roma.
“Karena kewajiban hukum kami, kami harus menangkap Presiden Putin, tetapi kami tidak dapat melakukan itu,” ujar mantan Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki dalam wawancara radio pekan lalu.
Dia menjelaskan KTT BRICS tidak mungkin terjadi di Afrika Selatan untuk alasan itu.
Menteri Hubungan Internasional dan Kerjasama Afrika Selatan Grace Naledi Mandisa Pandor mengatakan pada Selasa bahwa kekebalan diplomatik yang diberikan kepada semua peserta KTT tidak mengesampingkan surat perintah apa pun yang mungkin telah dikeluarkan oleh pengadilan internasional mana pun.
Lihat Juga :