5 Fakta AKP, Partai Keadilan Pengusung Erdogan

Rabu, 31 Mei 2023 - 16:56 WIB
loading...
A A A
“Erdogan telah menjauhkan banyak kelompok dari sekularis hingga nasionalis Kurdi hingga liberal hingga sosial demokrat hingga kiri,” kata Soner Cagaptay, Direktur Turkish Research Program di Washington Institute, dilansir NPR. Itu karena AKP memang memprioritaskan warga muslim. "Bila Anda menjumlahkannya, jumlahnya sekitar setengah dari populasi Turki."

Baca Juga: 3 Dampak Nyata Kemenangan Erdogan bagi Perang Ukraina-Rusia

3. Pandai Memanfaatkan Momentum

5 Fakta AKP, Partai Keadilan Pengusung Erdogan

Foto/Reuters

Pakar politik politik Ali Carkoglu mengatakan AKP dan Erdogan memiliki momentum di belakangnya pada pemilu kali ini. “Erdogan mempertahankan basis dukungannya di jantung Anatolia; meskipun dia kehilangan beberapa dukungan di tenggara, dia masih mempertahankan provinsi Anatolia tengah. Dia juga mempertahankan tingkat dukungan yang kredibel di kota-kota besar juga,” kata Carkoglu kepada Al Jazeera.

AKP dan Erdogan juga juga sangat sukses di daerah yang dilanda gempa. "Beberapa orang menganggapnya mengejutkan, tetapi Erdogan dan AKP menyampaikan apa yang mereka harapkan darinya dan berjanji bahwa dia akan memberikan yang lebih baik setelah pemilihan," tutur Carkoglu.

Memang sungguh ironi, ketika ketika gempa bumi dan krisis ekonomi pada awal 2023 dapat menjatuhkan Erdogan, tetapi itu justru menjadi kebangkitan politik AKP dan Erdogan. Itu seperti mengingatkan publik ketika gempa bumi 1999 yang menewaskan 17.000 orang juga membantu mengangkat AKP dan melambungkan Erdogan menuju kemenangan dalam pemilihan umum 2002.

"Ini paralel yang dilakukan hampir setiap orang Turki pada hari-hari pertama setelah gempa di bulan Februari 2023," kata jurnalis dan penulis Suzy Hansen. "Dia (Erdogan) akan memperbaiki ekonomi, dan dia akan memberantas korupsi."

4. Mengonsolidasikan Kekuasaan


Mirip dengan partai berkuasa dan penguasa otoriter lainnya, Erdogan dan AKP telah berusaha mempertahankan kekuasaan dengan melenyapkan lawan-lawannya. Erdogan juga mulai memusatkan pemerintahan di sekitar dirinya sendiri. Pada 2017, Turki berubah dari sistem parlementer menjadi presidensial setelah 51% pemilih menyetujui perubahan dalam referendum publik.

Perubahan ini terjadi kurang dari setahun setelah kudeta militer yang gagal pada Juli 2016. Lebih dari 300 orang tewas dalam bentrokan antara militer dan pendukung Erdogan selama upaya kudeta tersebut. Erdogan menanggapi upaya penggulingan pemerintahannya dengan penangkapan massal dan pembersihan besar-besaran di seluruh militer, pemerintah, dan pegawai negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
Inilah Yildirimhan,...
Inilah Yildirimhan, Rudal Balistik Antarbenua Turki yang Diklaim Mampu Serang Daratan AS
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Dipaksa Trump, Israel...
Dipaksa Trump, Israel Hentikan Serangan ke Iran tapi Tidak ke Lebanon
Rekomendasi
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
SPMB Banten 2026 Jalur...
SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Sekolah Dibuka Besok, Simak Syaratnya
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Berita Terkini
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved