Bocah 11 Tahun di Malaysia Dilarikan ke RS Gegara Makan Biskuit Ganja
Rabu, 31 Mei 2023 - 10:40 WIB
loading...
Bocah 11 Tahun di Malaysia Dilarikan ke RS Gegara Makan Biskuit Ganja. FOTO/Cali Conected
A
A
A
PENANG - Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun di Malaysia harus dirawat di rumah sakit setelah menunjukkan efek samping yang serius dari memakan biskuit cokelat yang dibuat oleh ayahnya. Biskuit itu diduga kuat telah dicampur dengan ganja .
Pemeriksaan menemukan bahwa korban memakan biskuit yang diduga dicampur dengan ganja. Akibat dari mengkonsumsi biskuit bercampur narkoba, bocah malang itu mengalami sesak napas, pusing, dan mual.
Baca juga: Polres Jaksel Musnahkan 12 Kg Ganja dan Tembakau Gorila
"Korban dibawa ke Rumah Sakit Gerik dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Taiping untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut," kata Kapolsek Perak, Mohd Yusri Hassan Basri dalam keterangannya, seperti dikutip dari Bernama, Selasa (30/5/2023).
Dia mengatakan bahwa polisi menerima laporan pada pukul 22.26 pada Senin (29/5/2023), dari seorang asisten medis di Klinik Kesehatan Lawin yang terletak di Gerik, distrik Hulu Perak.
Mr Mohd Yusri mengatakan, korban, yang dibawa ke rumah sakit oleh ayahnya, sekarang dalam kondisi stabil. Kepala polisi Perak menambahkan bahwa tes urine untuk menentukan apakah dia positif ganja belum bisa dilakukan untuk memprioritaskan perawatannya.
Baca juga: 6 Bule Bersekongkol Edarkan 1,8 Kg Ganja di Bali
Pemeriksaan menemukan bahwa korban memakan biskuit yang diduga dicampur dengan ganja. Akibat dari mengkonsumsi biskuit bercampur narkoba, bocah malang itu mengalami sesak napas, pusing, dan mual.
Baca juga: Polres Jaksel Musnahkan 12 Kg Ganja dan Tembakau Gorila
"Korban dibawa ke Rumah Sakit Gerik dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Taiping untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut," kata Kapolsek Perak, Mohd Yusri Hassan Basri dalam keterangannya, seperti dikutip dari Bernama, Selasa (30/5/2023).
Dia mengatakan bahwa polisi menerima laporan pada pukul 22.26 pada Senin (29/5/2023), dari seorang asisten medis di Klinik Kesehatan Lawin yang terletak di Gerik, distrik Hulu Perak.
Mr Mohd Yusri mengatakan, korban, yang dibawa ke rumah sakit oleh ayahnya, sekarang dalam kondisi stabil. Kepala polisi Perak menambahkan bahwa tes urine untuk menentukan apakah dia positif ganja belum bisa dilakukan untuk memprioritaskan perawatannya.
Baca juga: 6 Bule Bersekongkol Edarkan 1,8 Kg Ganja di Bali
Lihat Juga :