Zelensky Janjikan Serangan Balasan Ukraina ke Rusia Segera Terjadi, Sudah Ada Tanggal

Selasa, 30 Mei 2023 - 20:20 WIB
loading...
Zelensky Janjikan Serangan...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan Kiev telah menetapkan tanggal untuk serangan balasan terhadap Rusia.

Pernyataan itu muncul pada Senin (29/5/2023). Para pejabat Ukraina telah berbicara tentang langkah tersebut selama beberapa bulan.

Media Barat memperingatkan kegagalan dapat mengakibatkan Kiev kehilangan dukungan dari para pendukung internasionalnya.

Berbicara dalam pidato video yang dirilis di Telegram, Zelensky membagikan rincian konferensi militer di mana sejumlah komandan militer senior memberikan laporan.

“Pertemuan tersebut berkisar pada tidak hanya… pasokan amunisi, tidak hanya pelatihan brigade baru, tidak hanya taktik, tetapi juga… waktu,” ujar presiden Ukraina itu.

“Inilah yang paling penting. Waktu bagaimana kita akan bergerak maju. Kami akan. Keputusan telah dibuat,” tegas dia, tanpa memberikan perincian tentang kapan dan di mana serangan balasan akan dimulai.

Baca juga: Dianggap Satu-satunya Cara, Rusia Didorong Caplok Kharkov untuk Cegah Serangan Ukraina

Dalam beberapa pekan terakhir, pejabat Ukraina mengeluarkan pernyataan yang bertentangan tentang serangan balasan yang sangat digembar-gemborkan.

Pekan lalu, Mikhail Podoliak, seorang ajudan Zelensky, menyatakan dorongan tersebut “telah berlangsung selama beberapa hari sekarang.”

Namun, Kirill Budanov, yang mengepalai Direktorat Intelijen Utama Ukraina, mengatakan serangan balasan akan segera dimulai.

Dia menambahkan Kiev telah mengumpulkan "senjata minimum yang diperlukan" untuk serangan itu.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin memperingatkan, “Dorongan yang telah lama direncanakan hanya akan menyebabkan pertumpahan darah dan eskalasi konflik lebih lanjut.”

Dia pun mengutuk kampanye “tidak bertanggung jawab” Barat untuk menopang Kiev dengan senjata.

Pada akhir Maret, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS) Jenderal Mark Milley menyuarakan skeptisisme tentang serangan yang direncanakan Ukraina.

Dia memperingatkan, Kiev akan kesulitan "mengusir setiap orang Rusia" dari wilayah yang diklaimnya sebagai miliknya.

Pernyataannya diikuti laporan New York Times bulan lalu yang mengatakan Ukraina tidak memiliki jaminan untuk memperoleh "keuntungan besar" dan jika hasilnya ternyata mengecewakan, pendukung Barat Ukraina mungkin menekan Kiev ke dalam negosiasi damai dengan Moskow.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
Untuk Lawan Rusia, AS...
Untuk Lawan Rusia, AS Kirim 90 Rudal Patriot dari Israel ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved