11 Binatang yang Kerap Dijadikan Alat Spionase, Paus Paling Kontroversial

Selasa, 30 Mei 2023 - 13:17 WIB
loading...
A A A
Selain Rusia, AS juga menggunakan lumba-lumba untuk operasional intelijennya. Sejak 1960-an, Angkatan Laut AS melatih lumba-lumba untuk menemukan ranjau bawah air dan mendeteksi kapal selam. Sebelumnya, pada 2015, Hamas menuduh Israel menggunakan lumba-lumba untuk memata-matai.

3. Singa Laut

Angkatan Laut AS melatih singa laut dengan cara yang sama. Singa laut memiliki penglihatan yang sangat baik. Dan seperti lumba-lumba, mereka pandai menemukan ranjau bawah air dan benda-benda yang hilang.

Angkatan Laut AS menggunakannya untuk mengambil bahan seperti ranjau tak bersenjata untuk misi pengintaian uji coba.

Baca Juga: Kebisingan Suara Kapal Bikin Paus Beluga Tak Betah di Kutub Utara

4. Merpati

11 Binatang yang Kerap Dijadikan Alat Spionase, Paus Paling Kontroversial

Foto/Reuters

Sejarah mencatat, ,erpati digunakan untuk menyampaikan pesan antar batalyon Perang Dunia I.

Pada 1960-an dan 1970-an, militer AS melatih merpati untuk terbang di atas wilayah musuh dan mencari potensi penyergapan. Mereka dipandu oleh penunjuk laser dan dilatih untuk menjatuhkan alat perekam jika mereka melihat pasukan musuh.

"Program tersebut menggagalkan 45 potensi penyergapan," kata Bob Bailey, mantan pelatih hewan Angkatan Laut AS. "Sayangnya, tidak ada cara untuk mengambil merpati jika mereka tidak melihat musuh," kata Bailey.

Kemudian, India telah menuduh Pakistan menerbangkan merpati mata-mata beberapa kali selama beberapa tahun terakhir.

5. Burung Gagak

Militer AS juga menggunakan burung gagak untuk memata-matai.

Dilansir majalah Smithsonian, Bob Bailey mengungkapkan gagak digunakan mirip dengan merpati. Burung gagak mampu mendeteksi pola, jadi mereka bisa digunakan untuk menemukan musuh.

"Ini beroperasi sendiri, dan bekerja sangat baik sendirian," kata Bailey. "Benda-benda ini dapat mengangkat beban. Sungguh luar biasa melihat burung gagak ini membawa muatan di paruhnya yang akan mengalahkan burung biasa," imbuhnya.

6. Kucing

Pada 1960-an, CIA menghabiskan sekitar USD10 juta untuk memodifikasi operasi kucing sehingga mereka dapat menyampaikan rekaman audio tentang apa yang terjadi di kedutaan Soviet. Program tersebut tampaknya tidak berhasil, karena kucing sering berkeliaran sendiri, dan operasi Acoustic Kitty dibatalkan pada 1967. Catatan tentang program tersebut dihancurkan dalam kebakaran pada 1989.

7. Hiu

11 Binatang yang Kerap Dijadikan Alat Spionase, Paus Paling Kontroversial

Foto/Reuters

Pada 2016, majalah New Scientist melaporkan bahwa Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) Departemen Pertahanan AS berencana mengendalikan hiu dari jarak jauh dengan menanamkan elektroda ke dalam otak mereka. Hiu akan digunakan untuk melacak kapal bawah air secara diam-diam, dan akan memanfaatkan kemampuan alami hewan untuk merasakan gradien listrik dan mengikuti jalur kimia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved