Korut Akan Luncurkan Satelit, Jepang Siap Tembak Jatuh Setiap Proyektil yang Mengancam
Senin, 29 Mei 2023 - 13:52 WIB
loading...
Jepang siap tembak jatuh setiap proyektil yang mengancam wilayahnya setelah Korea Utara mengumumkan akan meluncurkan satelit. Foto/REUTERS
A
A
A
TOKYO - Jepang pada hari Senin (29/5/2023) menyiagakan pertahanan rudal balistiknya dan siap menembak jatuh setiap proyektil yang mengancam wilayahnya. Itu terjadi setelah Korea Utara (Korut) memberi tahu bahwa pihaknya akan meluncurkan satelit antara 31 Mei hingga 11 Juni.
Korea Utara yang bersenjata nuklir mengatakan telah menyelesaikan satelit mata-mata militer pertamanya dan pemimpinnya, Kim Jong-un, telah menyetujui persiapan akhir untuk peluncurannya.
“Pemerintah mengakui bahwa ada kemungkinan satelit dapat melewati wilayah negara kami,” kata Sekretaris Kabinet Jepang, Hirokazu Matsuno, dalam pengarahan rutin setelah Korea Utara memberi tahu Coast Guard Jepang tentang rencana peluncuran satelit, seperti dikutip Reuters.
Perintah Kementerian Pertahanan Jepang, yang pertama sebagai respons terhadap peluncuran antariksa Korea Utara sejak 2016, muncul setelah Jepang pada bulan April mengirim kapal perusak ke Laut China Timur yang membawa pencegat Standard Missile-3 (SM-3) yang dapat mencapai target di ruang angkasa, dan dijatuhkan ke darat.
Baca Juga: Korut Buka Kemungkinan Segera Luncurkan Satelit Mata-mata
SM-3 dirancang untuk menyerang hulu ledak yang lebih dekat ke darat ke pulau-pulau Okinawa.
Jepang memperkirakan Korea Utara akan menembakkan roket yang membawa satelitnya ke rangkaian pulau barat daya seperti yang dilakukan pada 2016.
Korea Utara yang bersenjata nuklir mengatakan telah menyelesaikan satelit mata-mata militer pertamanya dan pemimpinnya, Kim Jong-un, telah menyetujui persiapan akhir untuk peluncurannya.
“Pemerintah mengakui bahwa ada kemungkinan satelit dapat melewati wilayah negara kami,” kata Sekretaris Kabinet Jepang, Hirokazu Matsuno, dalam pengarahan rutin setelah Korea Utara memberi tahu Coast Guard Jepang tentang rencana peluncuran satelit, seperti dikutip Reuters.
Perintah Kementerian Pertahanan Jepang, yang pertama sebagai respons terhadap peluncuran antariksa Korea Utara sejak 2016, muncul setelah Jepang pada bulan April mengirim kapal perusak ke Laut China Timur yang membawa pencegat Standard Missile-3 (SM-3) yang dapat mencapai target di ruang angkasa, dan dijatuhkan ke darat.
Baca Juga: Korut Buka Kemungkinan Segera Luncurkan Satelit Mata-mata
SM-3 dirancang untuk menyerang hulu ledak yang lebih dekat ke darat ke pulau-pulau Okinawa.
Jepang memperkirakan Korea Utara akan menembakkan roket yang membawa satelitnya ke rangkaian pulau barat daya seperti yang dilakukan pada 2016.
Lihat Juga :