Lebih dari 2.000 Orang Dibantai, Dalang Genosida Rwanda Ditangkap

Jum'at, 26 Mei 2023 - 10:50 WIB
loading...
A A A
Menurut pengadilan, Kayishema, seorang inspektur polisi Hutu saat itu, berpartisipasi langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan pembantaian.

Dia diduga membeli dan membagikan bensin untuk membakar gereja saat para pengungsi berada di dalam, serta menggunakan buldoser untuk meruntuhkan bangunan, mengubur dan membunuh para korban di dalamnya.

"Dia tetap bebas sejak dakwaannya, menggunakan banyak nama samaran dan dokumen palsu untuk menyembunyikan identitas dan keberadaannya," kata penyelidik PBB, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/5/2023).

“Fulgence Kayishema adalah buronan selama lebih dari 20 tahun. Penangkapannya memastikan bahwa dia akhirnya akan diadili atas tuduhan kejahatannya,” kata Kepala Jaksa Mekanisme Residual Internasional untuk Pengadilan Pidana (IRMCT), Serge Brammertz, dalam sebuah pernyataan.

Menurut kantor IRMCT, operasi yang mengarah ke penangkapan tersangka dilakukan di beberapa negara di seluruh Afrika dan wilayah lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Gagal Minta Pertanggungjawaban...
Gagal Minta Pertanggungjawaban Israel, Iran Kecam Dewan Keamanan PBB
Kongres AS Dorong Rencana...
Kongres AS Dorong Rencana Integrasi Militer Amerika-Israel
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Kisah Anjing Pemilik...
Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran
Rekomendasi
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved