Studi Ungkap Situs Kuburan Massal Warga Palestina Korban Tragedi Nakba

Kamis, 25 Mei 2023 - 17:46 WIB
loading...
A A A
Salah satu kemungkinan tempat eksekusi diyakini adalah halaman belakang rumah keluarga Haj Yahya. Tulang manusia dilaporkan ditemukan di situs tersebut bertahun-tahun kemudian, peneliti terkemuka menilai mungkin juga ada kuburan massal di sana.

Adnan Haj Yahya, kini berusia 92 tahun, berusia 17 tahun ketika Tantura jatuh ke tangan pasukan Israel. Dia telah bersaksi di beberapa publikasi akademis dan jurnalistik selama bertahun-tahun bahwa dia dan seorang temannya dipaksa oleh tentara untuk menggali kuburan di lokasi tersebut dan membuang lusinan mayat ke dalamnya.

“Saya tidak akan pernah melupakan hari itu, masih sangat jelas bagi saya. Saya kehilangan kepercayaan pada Tuhan hari itu,” kata Haj Yahya melalui telepon dari rumahnya di Jerman.

“Dunia harus tahu apa yang terjadi pada kami di Tantura,” serunya.

Komite keluarga Tantura dan Adalah berharap bahwa penyelidikan Forensic Architecture akan menghasilkan lebih banyak penyelidikan tentang peristiwa tahun 1948, yang oleh orang Palestina disebut Nakba, atau bencana. Sekitar 700.000 orang – sekitar setengah populasi – diusir atau melarikan diri dari rumah mereka dalam perang seputar pembentukan negara Israel, dan sekitar 500 desa dihancurkan.

Forensic Architecture mengatakan proyek Tantura adalah yang pertama dari serangkaian investigasi visual yang dilakukan organisasi itu terhadap pembantaian yang dilaporkan terkait dengan Nakba.

Baca Juga: Sepakat dengan Raisi, Presiden Jokowi Terus Dukung Perjuangan Rakyat Palestina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Israel Bombardir Rafah...
Israel Bombardir Rafah Tewaskan 35 Warga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved