Rusia Mengamuk, Jet Tempur dan Artilerinya Lenyapkan Penyerang Belgorod
Selasa, 23 Mei 2023 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
"Saya sangat berharap apa yang terjadi mendukung kemenangan kita, siapa pun yang melakukannya," katanya.
Anggota dari dua kelompok anti-Kremlin, "Freedom of Russia Legion" dan "Russian Volunteer Corps", telah mengaku bertanggung jawab atas serangan di Belgorod. Sedangkan Ukraina membantah terlibat.
"Kami tidak mengobarkan perang di wilayah asing," kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Ganna Malyar.
Dalam sebuah video yang konon dirilis oleh Freedom of Russia Legion pada hari Senin, seorang juru bicara berkamuflase, dikelilingi oleh orang-orang bersenjata berseragam, mengatakan: "Rusia akan bebas!"—slogan yang sering digunakan oleh aktivis oposisi Rusia.
Menurut gubernur setempat, beberapa pesawat tak berawak menyerang rumah dan gedung pemerintah pada Senin semalam tetapi tidak ada yang meninggal.
Gladkov menambahkan pada Selasa bahwa terlalu dini bagi warga yang melarikan diri untuk kembali dan mengatakan pihak berwenang akan memberikan izin jika sudah aman.
Rusia, pada Senin, mengatakan pasukannya memerangi kelompok "sabotase" yang masuk dari Ukraina dan memperkenalkan "rezim anti-teror" di wilayah Belgorod, yang pertama sejak dimulainya "operasi militer khusus" di Ukraina pada 24 Februari 2022.
Anggota dari dua kelompok anti-Kremlin, "Freedom of Russia Legion" dan "Russian Volunteer Corps", telah mengaku bertanggung jawab atas serangan di Belgorod. Sedangkan Ukraina membantah terlibat.
"Kami tidak mengobarkan perang di wilayah asing," kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Ganna Malyar.
Dalam sebuah video yang konon dirilis oleh Freedom of Russia Legion pada hari Senin, seorang juru bicara berkamuflase, dikelilingi oleh orang-orang bersenjata berseragam, mengatakan: "Rusia akan bebas!"—slogan yang sering digunakan oleh aktivis oposisi Rusia.
Menurut gubernur setempat, beberapa pesawat tak berawak menyerang rumah dan gedung pemerintah pada Senin semalam tetapi tidak ada yang meninggal.
Gladkov menambahkan pada Selasa bahwa terlalu dini bagi warga yang melarikan diri untuk kembali dan mengatakan pihak berwenang akan memberikan izin jika sudah aman.
Rusia, pada Senin, mengatakan pasukannya memerangi kelompok "sabotase" yang masuk dari Ukraina dan memperkenalkan "rezim anti-teror" di wilayah Belgorod, yang pertama sejak dimulainya "operasi militer khusus" di Ukraina pada 24 Februari 2022.
(mas)
Lihat Juga :