Wakil PM: Tak Satu Negara Pun di Dunia Muslim Dukung Sanksi pada Rusia

Senin, 22 Mei 2023 - 21:07 WIB
loading...
Wakil PM: Tak Satu Negara...
Wakil Perdana Menteri Rusia Marat Khusnullin berbicara di forum Russia-Islamic World di Kazan, Tatarstan, Rusia, 19 Mei 2023. Foto/RIA Novosti/Maxim Bogodvid
A A A
MOSKOW - Wakil Perdana Menteri Rusia Marat Khusnullin menyatakan negara-negara Islam tidak mendukung sanksi Barat terhadap Rusia.

Menurut dia, perjanjian yang ditandatangani pada forum ekonomi Kazan pekan lalu membuktikan hal ini. Pernyataan itu diungkapkan Khusnullin kepada RT pada Sabtu (20/5/2023).

Menurut dia, menyatukan delegasi dari Rusia dan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI), forum “Rusia-Dunia Islam” di kota Kazan menghasilkan ratusan pertemuan dan lebih dari 100 perjanjian perdagangan ditandatangani.

“Forum itu menjadi tempat berkumpulnya kepentingan politik dan ekonomi, karena negara-negara dunia Islam mendukung kita,” papar dia.

Dia menjelaskan, “Tidak ada negara di dunia Muslim yang mendukung sanksi terhadap kami.”

Baca juga: Bikin Ulah! Kabinet Israel Gelar Rapat di Bawah Masjid Al-Aqsa Yerusalem

Meski segelintir negara Arab, terutama Arab Saudi dan Mesir secara resmi mengutuk Rusia atas operasi militernya di Ukraina, tidak ada negara Islam yang mengikuti jejak Barat dan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Moskow.

Perdagangan antara dunia Islam dan Rusia sebagian besar terus berlanjut tanpa hambatan.

Khusnullin mengungkapkan lebih banyak kesepakatan sedang dikerjakan, termasuk perjanjian bilateral tentang produk pertanian dan makanan halal, pemrosesan minyak mentah, dan perbankan.

Peningkatan perdagangan akan difasilitasi oleh pembangunan Koridor Transportasi Internasional Utara Selatan, rute kapal, kereta api, dan jalan raya sepanjang 7.200 kilometer untuk memindahkan kargo antara India, Iran, Azerbaijan, Rusia, Asia Tengah, dan Eropa.

Memindahkan barang dari Rusia ke India lebih cepat dan lebih murah daripada melalui rute tradisional Terusan Suez, sekaligus menghilangkan risiko yang ditimbulkan oleh sanksi Uni Eropa (UE).

“Banyak tanah yang tertutup di sini,” ujar Khusnullin. “Orang-orang telah bertukar koneksi, pertanyaan, dan kontak, dan ini akan memberikan lebih banyak momentum untuk masa depan.”

Forum Kazan tahun ini berlangsung pada saat pergolakan di dunia Islam. Selain penolakan luas untuk bergabung dengan rezim sanksi Barat, negara-negara Teluk penghasil minyak telah menolak meningkatkan produksi atas permintaan AS.

Tak hanya itu, Arab Saudi dan Iran telah melanjutkan hubungan diplomatik setelah pembicaraan yang ditengahi China. Suriah telah disambut kembali ke Liga Arab di tengah protes dari Barat.

Rusia dan negara-negara Islam memiliki visi geopolitik yang sama, menurut Duta Besar Suriah untuk Rusia Bashar Jaafari mengatakan kepada RT pada Jumat.

“Dunia perlu segera beralih dari sistem unipolar ke sistem multipolar,” ungkap Jaafari, menyerukan Moskow dan mitra Islamnya untuk menandatangani “deklarasi politik” dalam waktu dekat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved