Pasukan Putin Klaim Rebut Bakhmut, Seberapa Pentingnya dalam Perang Rusia-Ukraina?
Senin, 22 Mei 2023 - 14:20 WIB
loading...
Pemimpin tentara bayaran Wagner Group Rusia Yevgeny Prigozhin klaim telah merebut total kota Bakhmut dari pasukan Ukraina. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Pasukan Moskow mengeklaim telah sepenuhnya merebut kota Bakhmut, Ukraina timur. Sebelumnya, kota ini menjadi salah satu kawasan yang hancur akibat pertempuran panjang antara serdadu Moskow dan Kiev.
Menurut laporan Reuters, klaim Rusia ini muncul pada Sabtu pekan lalu. Merebut Bakhmut menjadi salah satu kemenangan besar bagi Moskow dalam perangnya melawan pasukan Kiev.
Bahkan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada para pasukannya yang sudah merebut Bakhmut. Namun, kubu Ukraina membantah klaim tersebut.
Terlepas dari klaim yang saling bertentangan, sebenarnya seberapa pentingkah kota tersebut pada konflik Moskow dan Kiev?
Baca Juga: Zelensky Bandingkan Bakhmut dengan Hiroshima yang Dibom Nuklir AS
Berpenduduk sekitar 70.000 orang, Bakhmut menjadi salah satu titik pertempuran paling berdarah antara Rusia dan Ukraina selama berbulan-bulan. Terdapat sejumlah alasan yang membuat kota ini cukup penting sehingga menjadikannya target Rusia.
Mengutip Al Jazeera, Senin (22/5/2023), salah satu tujuan utama kedua negara ini memperebutkan Bakhmut terletak dalam aspek simbolis, terutama terkait perjuangan berbulan-bulan di medan tempur.
Kemenangan Rusia atas Bakhmut ini setidaknya menjadi “pelepas dahaga” sementara atas perangnya dengan Ukraina. Setelah rentetan kemajuan di awal invasi, Moskow diketahui mulai menerima serangan balasan Kiev dan kehilangan sejumlah wilayah yang telah dikuasai sebelumnya.
Menurut laporan Reuters, klaim Rusia ini muncul pada Sabtu pekan lalu. Merebut Bakhmut menjadi salah satu kemenangan besar bagi Moskow dalam perangnya melawan pasukan Kiev.
Bahkan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada para pasukannya yang sudah merebut Bakhmut. Namun, kubu Ukraina membantah klaim tersebut.
Terlepas dari klaim yang saling bertentangan, sebenarnya seberapa pentingkah kota tersebut pada konflik Moskow dan Kiev?
Baca Juga: Zelensky Bandingkan Bakhmut dengan Hiroshima yang Dibom Nuklir AS
Berpenduduk sekitar 70.000 orang, Bakhmut menjadi salah satu titik pertempuran paling berdarah antara Rusia dan Ukraina selama berbulan-bulan. Terdapat sejumlah alasan yang membuat kota ini cukup penting sehingga menjadikannya target Rusia.
Mengutip Al Jazeera, Senin (22/5/2023), salah satu tujuan utama kedua negara ini memperebutkan Bakhmut terletak dalam aspek simbolis, terutama terkait perjuangan berbulan-bulan di medan tempur.
Arti Kemenangan di Bakhmut bagi Rusia
Kemenangan Rusia atas Bakhmut ini setidaknya menjadi “pelepas dahaga” sementara atas perangnya dengan Ukraina. Setelah rentetan kemajuan di awal invasi, Moskow diketahui mulai menerima serangan balasan Kiev dan kehilangan sejumlah wilayah yang telah dikuasai sebelumnya.
Lihat Juga :