Balas AS, Rusia Larang Masuk 500 Orang Amerika Termasuk Barack Obama

Sabtu, 20 Mei 2023 - 09:48 WIB
loading...
A A A
Selain Obama, daftar hitam Rusia mencakup banyak anggota Kongres, gubernur dan jaksa agung dari beberapa negara bagian AS, mantan pejabat yang saat ini berada di lembaga think tank terkemuka, kontraktor militer yang memasok senjata ke Ukraina, dan bahkan "tsar disinformasi" yang berumur pendek; Nina Jankowicz.

"[Juga] orang-orang di lembaga pemerintah dan penegak hukum yang terlibat langsung dalam penganiayaan terhadap para pembangkang setelah apa yang disebut pemberontakan Capitol,” imbuh catatan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Nama-nama terkenal dalam kategori itu termasuk Kuasa Hukum AS untuk Distrik Columbia Matthew Graves, pendahulunya Michael Sherwin, Jaksa Agung DC Karl Racine, dan Michael Byrd, petugas Polisi Capitol yang menembak mati pengunjuk rasa Ashli Babbitt yang tidak bersenjata.

Di antara pejabat pemerintahan Biden terkemuka yang masuk daftar hitam adalah Asisten Menteri Luar Negeri untuk Sumber Daya Energi Geoffrey Pyatt (sebelumnya duta besar AS untuk Ukraina pada 2014); James Rubin, mantan juru bicara Departemen Luar Negeri dan kepala Pusat Keterlibatan Global saat ini; Penasihat Departemen Luar Negeri Derek Chollet; dan penasihat senior Presiden Joe Biden, Anita Dunn.

Pembawa acara televisi Jimmy Kimmel, Stephen Colbert, Seth Meyers, Rachel Maddow, dan Joe Scarborough juga termasuk di antara yang terkena sanksi, bersama dengan mantan presenter NBC Brian Williams.

Sekretaris Angkatan Darat dan Angkatan Udara, Christine Wormuth dan Frank Kendall, juga masuk dalam daftar, bersama dengan Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal Charles Q. Brown Jr.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved