4 Negara di Asia Paling Rajin Eksekusi Mati Para Demonstran

Sabtu, 20 Mei 2023 - 11:20 WIB
loading...
A A A
Pada 2020, Perintah Kerajaan mengumumkan diakhirniya hukuman mati bagi orang yang berusia di bawah 18 tahun, kecuali terlibat kasus terorisme. Pada awal 2021, Arab Saudi menghentikan hukuman mati bagi penjahat terkait narkotika.

2. Iran

4 Negara di Asia Paling Rajin Eksekusi Mati Para Demonstran

Foto/Reuters

Iran mengeksekusi mati tiga orang demonstran anti-pemerintah pada Jumat (19/5/2023). Ketiga orang itu menggelar aksi demonstrasi pada November 2022. Mereka dituduh terlibat dalam penembakan yang menewaskan tiga petugas keamanan di Isfahan, Iran.

Ketiga pria itu adalah Majid Kazemi, 30, Saleh Mirhashemi, 36, dan Saeed Yaqoubi, 37. Sebelum ditangkap, ketiga orang itu menghilang dan disiksa oleh petugas keamanan.

Amnesty International menuding bahwa persidangan ketiga demonstran tersebut tidak adil. Empat demonstran lainnya sudah digantung sejak Desember 2022. Puluhan demonstran anti-pemerintah lainnya sudah didakwa dengan hukuman mati.

Demonstrasi anti-pemerintah memanas di Iran setelah kematian Mahsa Amini, 22, perempuan Kurdi, di tahanan polisi Moral di Teheran pada September 2022, karena tidak menggunakan hijab dengan sempurna.

“Pengunaan hukuman mati terhadap para demonstran merupakan tindakan kejam,” kata Diana Eltahawy, Deputi Direktur Amnesty International Timur Tengah, dilansir BBC. Dia mengatakan, para demonstran tersebut menuntut hak dalam demonstrasi mereka.

Ketua Dewan Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mengekspresikan tentang banyaknya orang yang dieksekusi mati di Iran. Sumber PBB menyatakan sedikitnya 209 orang dihukum setiap tahun di Iran. “Sebagian besar terkait narkotika,” kata Turk. Tapi, banyak juga kasus hukuman mati dijatuhkan kepada para demonstran yang ditangkap.

3. Myanmar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved